Perbedaan Himalaya Energi Perkasa Tbk. dan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk: Himalaya Energi Perkasa Tbk. diperdagangkan di Rp18 (kapitalisasi pasar 40,28 M, volume 24 jam 1,81 jt), sedangkan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk diperdagangkan di Rp1.245 (kapitalisasi pasar 2,22 T, volume 24 jam 909,7 rb). Perbedaan utamanya: Indonesia Kendaraan Terminal Tbk jauh lebih besar — sekitar 55,1× kapitalisasi pasar Himalaya Energi Perkasa Tbk., dan Himalaya Energi Perkasa Tbk. lebih aktif diperdagangkan (1,81 jt vs 909,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| HADE | IPCC | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | 40,28 M | 2,22 T |
Volume | 1,81 jt | 909,7 rb |
Lot | 18,11 rb | 9,1 rb |
Perputaran | 33,09 jt | 1,12 M |
Harga Rata-rata | 18,27 | 1.232,55 |
Nilai Transaksi | 33,09 jt | 1,12 M |
Harga Ekuilibrium Indikatif | 18 | 1.245 |
Volume Ekuilibrium Indikatif | 1,8 rb | 86 |
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
PT HD Capital Tbk formerly PT Hortus Danavest Tbk. (the Company) was established under the name of PT Harumdana Sekuritas based on the Notarial Deed No. 24 dated February 10th, 1989 of Soebagjo Ronoatmodjo S.H., notary in Jakarta. The Company divides business into 3 divisions, Stock Brokerage & Trading Division, Corporate Finance & Investment Banking and Fixed Income Division. The Company is member of Jakarta Stock Exchange and Surabaya Stock Exchange.
Selengkapnya di halaman HADE →PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (“the Company”) was established based on November 05, 2012 by deed No. 10 of Yulianti Irawati SH., substitute of Nur Muhammad Dipo Nusantara Pua Upa, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta. Prior to becoming a separate business entity, PT Indonesia Vehicle Terminal was only a strategic business unit called Tanjung Priok Car Terminal (TPT) under its Head Office and operated since June 2007.
Selengkapnya di halaman IPCC →