Perbedaan Humanity Protocol dan Orca: Humanity Protocol diperdagangkan di Rp1.069 (kapitalisasi pasar Rp3,31T, volume 24 jam Rp154,39M), sedangkan Orca diperdagangkan di Rp21.721 (kapitalisasi pasar Rp1,32T, volume 24 jam Rp354,93M). Perbedaan utamanya: Humanity Protocol jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar Orca, dan suplai Humanity Protocol dibatasi (3,1B / 10B H (31%)), sedangkan Orca terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Humanity Protocol selama 5 Hari dan Orca selama 30 Hari.
| H | ORCA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,31T | Rp1,32T |
Volume (24h) | Rp154,39M | Rp354,93M |
Suplai yang Beredar | 3,1B / 10B H (31%) | 60,8M ORCA |
Typical Hold Time | 5 Hari | 30 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Humanity Protocol menawarkan alternatif terdesentralisasi untuk sistem identitas biometrik yang dijalankan pemerintah, memberikan kendali penuh kepada individu atas data identitas dan biometriknya melalui teknologi blockchain yang aman. Hal ini memastikan privasi dan perlindungan dari sensor. Humanity Protocol berfungsi sebagai grafik identitas terbuka yang mendukung kredensial terverifikasi untuk berbagai atribut, seperti informasi pribadi (PII), pendidikan, pekerjaan, dan partisipasi dalam acara. Pengguna dapat membuktikan berbagai aspek identitas mereka secara selektif tanpa mengorbankan privasi.
Selengkapnya di halaman H →Orca adalah DEX yang paling ramah pengguna di Solana dan salah satu AMM serbaguna pertama yang diluncurkan di sana. Pengguna bisa menukar aset, mendapatkan yield, dan memberikan likuiditas melalui interface yang mudah digunakan. Berbagai proyek menggunakan Orca sebagai "money-lego" untuk mengintegrasikan fitur swap, farming, atau data on-chain ke dalam dApp mereka.
Selengkapnya di halaman ORCA →