Perbedaan Humanity Protocol dan Jito: Humanity Protocol diperdagangkan di Rp1.923 (kapitalisasi pasar Rp3,68T, volume 24 jam Rp183,12M), sedangkan Jito diperdagangkan di Rp9.901 (kapitalisasi pasar Rp5,03T, volume 24 jam Rp478,45M). Perbedaan utamanya: Jito lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Humanity Protocol dibatasi (1,9B / 10B H (20%)), sedangkan Jito terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Humanity Protocol selama 6 Hari dan Jito selama 29 Hari.
| H | JTO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,68T | Rp5,03T |
Volume (24h) | Rp183,12M | Rp478,45M |
Suplai yang Beredar | 1,9B / 10B H (20%) | 509,5M JTO |
Typical Hold Time | 6 Hari | 29 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Humanity Protocol menawarkan alternatif terdesentralisasi untuk sistem identitas biometrik yang dijalankan pemerintah, memberikan kendali penuh kepada individu atas data identitas dan biometriknya melalui teknologi blockchain yang aman. Hal ini memastikan privasi dan perlindungan dari sensor. Humanity Protocol berfungsi sebagai grafik identitas terbuka yang mendukung kredensial terverifikasi untuk berbagai atribut, seperti informasi pribadi (PII), pendidikan, pekerjaan, dan partisipasi dalam acara. Pengguna dapat membuktikan berbagai aspek identitas mereka secara selektif tanpa mengorbankan privasi.
Selengkapnya di halaman H →Jito Network adalah kontributor utama di ekosistem Solana melalui liquid staking pool JitoSOL dan koleksi produk MEV. Dengan Jito, pengguna dapat melakukan staking token SOL mereka melalui Jito Stake Pool, lalu menerima token JitoSOL, yang merupakan aset unik yang tidak hanya memiliki likuiditas tetapi juga menggabungkan reward staking dan reward MEV.
Selengkapnya di halaman JTO →