Perbedaan GUNZ dan JOE: GUNZ diperdagangkan di Rp53,22 (kapitalisasi pasar Rp160,37M, volume 24 jam Rp74,63M), sedangkan JOE diperdagangkan di Rp494,62 (kapitalisasi pasar Rp226,16M, volume 24 jam Rp81,42M). Perbedaan utamanya: JOE lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar GUNZ 3B / 10B GUN (31%) dibanding 457,2M / 500M JOE (92%) milik JOE. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan GUNZ selama 9 Hari dan JOE selama 33 Hari.
| GUN | JOE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp160,37M | Rp226,16M |
Volume (24h) | Rp74,63M | Rp81,42M |
Suplai yang Beredar | 3B / 10B GUN (31%) | 457,2M / 500M JOE (92%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 33 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
GUNZ telah berkembang menjadi platform lengkap yang menyediakan infrastruktur native blockchain untuk kebutuhan pengembangan game modern. GUNZ menawarkan rangkaian produk white-label dan SDK yang mudah diintegrasikan, sehingga studio mana pun dapat meluncurkan ekonomi berbasis komunitas secara mulus. Fitur utama mencakup dompet dalam game, marketplace P2P, block explorer, mesin pencetak token dan NFT, dan banyak lagi.
Selengkapnya di halaman GUN →JOE adalah token native dari Trader Joe, sebuah bursa terdesentralisasi di blockchain Avalanche (AVAX). Trader Joe menawarkan berbagai layanan DeFi, termasuk pertukaran, staking, dan yield farming. Sejak diluncurkan pada Juni 2021, bursa ini telah mengalami pertumbuhan pesat, menarik lebih dari $4 miliar dalam total nilai terkunci. Trader Joe mengutamakan pendekatan berbasis komunitas dan menekankan inovasi, kecepatan, dan keamanan. Platform ini bertujuan untuk memberikan pengalaman DeFi yang komprehensif dan mengintegrasikan produk baru tanpa mengorbankan keamanan. Trader Joe memiliki peta jalan ambisius yang fokus pada pertumbuhan pemegang token, dengan rencana untuk peningkatan staking, daftar bursa NFT, kolateralizasi token JOE, dan perdagangan dengan leverage pada tahun 2021.
Selengkapnya di halaman JOE →