Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja GTS Internasional Tbk. (GTSI) vs Tembaga Mulia Semanan Tbk. (TBMS)

GTS Internasional Tbk.Trading
Tembaga Mulia Semanan Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan GTS Internasional Tbk. dan Tembaga Mulia Semanan Tbk.: GTS Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp134 (kapitalisasi pasar 2,2 T, volume 24 jam 19,55 jt), sedangkan Tembaga Mulia Semanan Tbk. diperdagangkan di Rp1.230 (kapitalisasi pasar 892,64 M, volume 24 jam 28,9 rb). Perbedaan utamanya: GTS Internasional Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar Tembaga Mulia Semanan Tbk., dan GTS Internasional Tbk. lebih aktif diperdagangkan (19,55 jt vs 28,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

GTSITBMS
Kapitalisasi Pasar
2,2 T892,64 M
Volume
19,55 jt28,9 rb
Lot
195,46 rb289
Perputaran
2,63 M35,54 jt
Harga Rata-rata
134,621.229,69
Nilai Transaksi
2,63 M35,54 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
134
Volume Ekuilibrium Indikatif
7,31 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

GTSI
Lihat detail
TBMS
Lihat detail

Tentang GTS Internasional Tbk.

PT GTS Internasional Tbk (the “Company”) was established based on Notarial Deed No. 32 dated June 29, 2012 of Martina, S.H. The Company started its commercial operations in August 2019. The Company’s parent entity is PT Hateka Trans Internasional and ultimate parent entity is PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk.

Selengkapnya di halaman GTSI

Tentang Tembaga Mulia Semanan Tbk.

PT. Tembaga Mulia Semanan Tbk was incorporated based on the Notarial Deed No. 31 dated February 3, 1977 of Kartini Muljadi, S.H., as amended by Notarial Deed No. 48 dated July 6, 1977 of the same notary. The company has started commercial production since Dec 1979. And started production/assembly of electronics wire/cable in 1993. Drawn wire in 1995 and assembly of optical fibre cable in 1998, tinned copper in 1998.

Selengkapnya di halaman TBMS