Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja GTS Internasional Tbk. (GTSI) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

GTS Internasional Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan GTS Internasional Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: GTS Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp134 (kapitalisasi pasar 2,2 T, volume 24 jam 19,55 jt), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp57 (kapitalisasi pasar 947,79 M, volume 24 jam 13,56 jt). Perbedaan utamanya: GTS Internasional Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar Wilton Makmur Indonesia Tbk., dan GTS Internasional Tbk. lebih aktif diperdagangkan (19,55 jt vs 13,56 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

GTSISQMI
Kapitalisasi Pasar
2,2 T947,79 M
Volume
19,55 jt13,56 jt
Lot
195,46 rb135,59 rb
Perputaran
2,63 M797,5 jt
Harga Rata-rata
134,6258,82
Nilai Transaksi
2,63 M797,5 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
13457
Volume Ekuilibrium Indikatif
7,31 rb9,67 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

GTSI
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang GTS Internasional Tbk.

PT GTS Internasional Tbk (the “Company”) was established based on Notarial Deed No. 32 dated June 29, 2012 of Martina, S.H. The Company started its commercial operations in August 2019. The Company’s parent entity is PT Hateka Trans Internasional and ultimate parent entity is PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk.

Selengkapnya di halaman GTSI

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI