Perbedaan Gitcoin dan HumidiFi: Gitcoin diperdagangkan di Rp1.453 (kapitalisasi pasar Rp127,67M, volume 24 jam Rp43,29M), sedangkan HumidiFi diperdagangkan di Rp1.228 (kapitalisasi pasar Rp210,93M, volume 24 jam Rp53,55M). Perbedaan utamanya: HumidiFi lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai HumidiFi dibatasi (170,7M / 1B WET (18%)), sedangkan Gitcoin terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gitcoin selama 24 Hari dan HumidiFi selama 7 Hari.
| GTC | WET | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp127,67M | Rp210,93M |
Volume (24h) | Rp43,29M | Rp53,55M |
Suplai yang Beredar | 87,5M GTC | 170,7M / 1B WET (18%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Gitcoin mengembangkan berbagai alat yang membantu komunitas mendanai, membangun, dan melindungi berbagai proyek penting. Program Hibah Gitcoin telah mendistribusikan lebih dari $54 juta kepada para pembangun tahap awal yang mendukung barang publik dalam DeFi, iklim, sumber terbuka, dan banyak lagi. Produk-produk utamanya meliputi Gitcoin Grants Stack (platform manajemen hibah), Allo Protocol (sistem pendanaan sumber terbuka), dan Gitcoin Passport (alat identitas terdesentralisasi). GTC, token tata kelola Gitcoin yang diluncurkan pada Mei 2021, digunakan untuk membuat dan mendanai DAO yang mengawasi Gitcoin.
Selengkapnya di halaman GTC →HumidiFi adalah DEX terbesar di Solana berdasarkan volume, memproses lebih dari $1 miliar per hari dan mencatat sekitar 35% aktivitas spot di jaringan. Sebagai “prop AMM”, platform ini menggabungkan eksekusi on-chain dengan logika market-making institusional untuk menghadirkan spread lebih ketat, likuiditas lebih dalam, dan eksekusi lebih optimal dibandingkan DEX atau CEX pada umumnya.
Selengkapnya di halaman WET →