Perbedaan Gitcoin dan USDS: Gitcoin diperdagangkan di Rp1.264 (kapitalisasi pasar Rp109,75M, volume 24 jam Rp47,75M), sedangkan USDS diperdagangkan di Rp18.072 (kapitalisasi pasar Rp181,38T, volume 24 jam Rp3,26T). Perbedaan utamanya: USDS jauh lebih besar — sekitar 1652,7× kapitalisasi pasar Gitcoin, dan suplai beredar Gitcoin 87,5M GTC dibanding 10B USDS milik USDS. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gitcoin selama 23 Hari dan USDS selama 9 Hari.
| GTC | USDS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp109,75M | Rp181,38T |
Volume (24h) | Rp47,75M | Rp3,26T |
Suplai yang Beredar | 87,5M GTC | 10B USDS |
Typical Hold Time | 23 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Gitcoin mengembangkan berbagai alat yang membantu komunitas mendanai, membangun, dan melindungi berbagai proyek penting. Program Hibah Gitcoin telah mendistribusikan lebih dari $54 juta kepada para pembangun tahap awal yang mendukung barang publik dalam DeFi, iklim, sumber terbuka, dan banyak lagi. Produk-produk utamanya meliputi Gitcoin Grants Stack (platform manajemen hibah), Allo Protocol (sistem pendanaan sumber terbuka), dan Gitcoin Passport (alat identitas terdesentralisasi). GTC, token tata kelola Gitcoin yang diluncurkan pada Mei 2021, digunakan untuk membuat dan mendanai DAO yang mengawasi Gitcoin.
Selengkapnya di halaman GTC →USDS (Sky Dollar) adalah stablecoin terdesentralisasi yang diterbitkan oleh Sky Protocol, penerus MakerDAO yang menjadi salah satu fondasi DeFi. Nilainya terikat 1:1 terhadap dolar AS. USDS dicetak dengan mengunci aset crypto sebagai jaminan dan dapat dikonversi langsung dari DAI dengan rasio 1:1. Selain sebagai alat penyimpan nilai, USDS menawarkan yield melalui Sky Savings Rate, reward berupa token governance SKY, serta tersedia di berbagai jaringan termasuk Ethereum dan Solana.
Selengkapnya di halaman USDS →