Perbedaan Gitcoin dan Spark: Gitcoin diperdagangkan di Rp1.433 (kapitalisasi pasar Rp125,24M, volume 24 jam Rp42,35M), sedangkan Spark diperdagangkan di Rp250,97 (kapitalisasi pasar Rp767,34M, volume 24 jam Rp82,6M). Perbedaan utamanya: Spark jauh lebih besar — sekitar 6,1× kapitalisasi pasar Gitcoin, dan suplai Spark dibatasi (3,1B / 10B SPK (31%)), sedangkan Gitcoin terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gitcoin selama 24 Hari dan Spark selama 13 Hari.
| GTC | SPK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp125,24M | Rp767,34M |
Volume (24h) | Rp42,35M | Rp82,6M |
Suplai yang Beredar | 87,5M GTC | 3,1B / 10B SPK (31%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Gitcoin mengembangkan berbagai alat yang membantu komunitas mendanai, membangun, dan melindungi berbagai proyek penting. Program Hibah Gitcoin telah mendistribusikan lebih dari $54 juta kepada para pembangun tahap awal yang mendukung barang publik dalam DeFi, iklim, sumber terbuka, dan banyak lagi. Produk-produk utamanya meliputi Gitcoin Grants Stack (platform manajemen hibah), Allo Protocol (sistem pendanaan sumber terbuka), dan Gitcoin Passport (alat identitas terdesentralisasi). GTC, token tata kelola Gitcoin yang diluncurkan pada Mei 2021, digunakan untuk membuat dan mendanai DAO yang mengawasi Gitcoin.
Selengkapnya di halaman GTC →Spark adalah alokator modal on-chain dengan $3,86 miliar yang dikerahkan di DeFi, CeFi, dan aset dunia nyata (RWA). Spark meningkatkan efisiensi modal secara skala besar dengan menyeimbangkan alokasi secara otomatis sesuai kondisi pasar, sambil menjaga profil risiko konservatif. Proyek ini mengatasi inefisiensi DeFi seperti likuiditas terfragmentasi, imbal hasil tidak stabil, dan stablecoin yang menganggur, serta menyediakan likuiditas dalam, konsisten, dan pendapatan bebas biaya melalui produk seperti sUSDS dan sUSDC.
Selengkapnya di halaman SPK →