Perbedaan Gitcoin dan Stader: Gitcoin diperdagangkan di Rp1.264 (kapitalisasi pasar Rp111,05M, volume 24 jam Rp46,91M), sedangkan Stader diperdagangkan di Rp2.002 (kapitalisasi pasar Rp142,06M, volume 24 jam Rp19,45M). Perbedaan utamanya: Stader lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Stader dibatasi (70,8M / 120M SD (59%)), sedangkan Gitcoin terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gitcoin selama 23 Hari dan Stader selama 11 Hari.
| GTC | SD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp111,05M | Rp142,06M |
Volume (24h) | Rp46,91M | Rp19,45M |
Suplai yang Beredar | 87,5M GTC | 70,8M / 120M SD (59%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Gitcoin mengembangkan berbagai alat yang membantu komunitas mendanai, membangun, dan melindungi berbagai proyek penting. Program Hibah Gitcoin telah mendistribusikan lebih dari $54 juta kepada para pembangun tahap awal yang mendukung barang publik dalam DeFi, iklim, sumber terbuka, dan banyak lagi. Produk-produk utamanya meliputi Gitcoin Grants Stack (platform manajemen hibah), Allo Protocol (sistem pendanaan sumber terbuka), dan Gitcoin Passport (alat identitas terdesentralisasi). GTC, token tata kelola Gitcoin yang diluncurkan pada Mei 2021, digunakan untuk membuat dan mendanai DAO yang mengawasi Gitcoin.
Selengkapnya di halaman GTC →Stader mengembangkan staking middleware untuk berbagai jaringan PoS, menawarkan smart contract modular bagi solusi pihak ketiga. Dalam jangka pendek, Stader akan meluncurkan kontrak di blockchain seperti Terra dan Ethereum untuk mendukung yield farming dan Gaming. Jangka panjang, Stader mendorong aplikasi staking pihak ketiga di platformnya.
Selengkapnya di halaman SD →