Perbedaan Gitcoin dan Oasis Network: Gitcoin diperdagangkan di Rp1.433 (kapitalisasi pasar Rp125,24M, volume 24 jam Rp42,35M), sedangkan Oasis Network diperdagangkan di Rp95,67 (kapitalisasi pasar Rp758,37M, volume 24 jam Rp38,56M). Perbedaan utamanya: Oasis Network jauh lebih besar — sekitar 6,1× kapitalisasi pasar Gitcoin, dan suplai Oasis Network dibatasi (7,9B / 10B ROSE (80%)), sedangkan Gitcoin terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gitcoin selama 24 Hari dan Oasis Network selama 60 Hari.
| GTC | ROSE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp125,24M | Rp758,37M |
Volume (24h) | Rp42,35M | Rp38,56M |
Suplai yang Beredar | 87,5M GTC | 7,9B / 10B ROSE (80%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 60 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Gitcoin mengembangkan berbagai alat yang membantu komunitas mendanai, membangun, dan melindungi berbagai proyek penting. Program Hibah Gitcoin telah mendistribusikan lebih dari $54 juta kepada para pembangun tahap awal yang mendukung barang publik dalam DeFi, iklim, sumber terbuka, dan banyak lagi. Produk-produk utamanya meliputi Gitcoin Grants Stack (platform manajemen hibah), Allo Protocol (sistem pendanaan sumber terbuka), dan Gitcoin Passport (alat identitas terdesentralisasi). GTC, token tata kelola Gitcoin yang diluncurkan pada Mei 2021, digunakan untuk membuat dan mendanai DAO yang mengawasi Gitcoin.
Selengkapnya di halaman GTC →Oasis adalah jaringan blockchain layer-1 yang mengutamakan privasi dan mampu diperluas. Jaringan ini menyatukan kapasitas data yang tinggi dan gas fee yang rendah dengan arsitektur yang aman untuk Web3 generasi berikutnya dan akan mendukung DeFi, GameFi, NFTs, Metaverse, tokenisasi data, dan DAO data.
Selengkapnya di halaman ROSE →