Perbedaan Gitcoin dan Roam: Gitcoin diperdagangkan di Rp1.445 (kapitalisasi pasar Rp125,66M, volume 24 jam Rp42,75M), sedangkan Roam diperdagangkan di Rp216,2 (kapitalisasi pasar Rp77,6M, volume 24 jam Rp18,45M). Perbedaan utamanya: Gitcoin lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Roam dibatasi (359,4M / 1B ROAM (36%)), sedangkan Gitcoin terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gitcoin selama 24 Hari dan Roam selama 6 Hari.
| GTC | ROAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp125,66M | Rp77,6M |
Volume (24h) | Rp42,75M | Rp18,45M |
Suplai yang Beredar | 87,5M GTC | 359,4M / 1B ROAM (36%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Gitcoin mengembangkan berbagai alat yang membantu komunitas mendanai, membangun, dan melindungi berbagai proyek penting. Program Hibah Gitcoin telah mendistribusikan lebih dari $54 juta kepada para pembangun tahap awal yang mendukung barang publik dalam DeFi, iklim, sumber terbuka, dan banyak lagi. Produk-produk utamanya meliputi Gitcoin Grants Stack (platform manajemen hibah), Allo Protocol (sistem pendanaan sumber terbuka), dan Gitcoin Passport (alat identitas terdesentralisasi). GTC, token tata kelola Gitcoin yang diluncurkan pada Mei 2021, digunakan untuk membuat dan mendanai DAO yang mengawasi Gitcoin.
Selengkapnya di halaman GTC →Roam adalah jaringan nirkabel terdesentralisasi terbesar di dunia. Proyek ini berfokus membangun jaringan nirkabel global dengan akses terbuka yang menyediakan koneksi otomatis, memungkinkan perpindahan mulus antar jaringan, serta menjamin konektivitas aman bagi individu, perangkat pintar, dan agen AI. Dengan memanfaatkan infrastruktur kredensial berbasis blockchain, Roam telah mendorong adopsi luas WiFi OpenRoaming, menghadirkan layanan eSIM pintar global, dan menciptakan lapisan data terlindungi privasi untuk aplikasi AI.
Selengkapnya di halaman ROAM →