Perbedaan Gitcoin dan Solayer: Gitcoin diperdagangkan di Rp1.457 (kapitalisasi pasar Rp127,54M, volume 24 jam Rp41,49M), sedangkan Solayer diperdagangkan di Rp1.034 (kapitalisasi pasar Rp496,17M, volume 24 jam Rp199,48M). Perbedaan utamanya: Solayer jauh lebih besar — sekitar 3,9× kapitalisasi pasar Gitcoin, dan suplai beredar Gitcoin 87,5M GTC dibanding 475,5M LAYER milik Solayer. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gitcoin selama 24 Hari dan Solayer selama 35 Hari.
| GTC | LAYER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp127,54M | Rp496,17M |
Volume (24h) | Rp41,49M | Rp199,48M |
Suplai yang Beredar | 87,5M GTC | 475,5M LAYER |
Typical Hold Time | 24 Hari | 35 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Gitcoin mengembangkan berbagai alat yang membantu komunitas mendanai, membangun, dan melindungi berbagai proyek penting. Program Hibah Gitcoin telah mendistribusikan lebih dari $54 juta kepada para pembangun tahap awal yang mendukung barang publik dalam DeFi, iklim, sumber terbuka, dan banyak lagi. Produk-produk utamanya meliputi Gitcoin Grants Stack (platform manajemen hibah), Allo Protocol (sistem pendanaan sumber terbuka), dan Gitcoin Passport (alat identitas terdesentralisasi). GTC, token tata kelola Gitcoin yang diluncurkan pada Mei 2021, digunakan untuk membuat dan mendanai DAO yang mengawasi Gitcoin.
Selengkapnya di halaman GTC →Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →