Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja GT Protocol (GTAI) vs BENQI (QI)

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan GT Protocol dan BENQI: GT Protocol diperdagangkan di Rp134,16 (kapitalisasi pasar Rp10,04M, volume 24 jam Rp3,04M), sedangkan BENQI diperdagangkan di Rp23,12 (kapitalisasi pasar Rp167,27M, volume 24 jam Rp10,34M). Perbedaan utamanya: BENQI jauh lebih besar — sekitar 16,7× kapitalisasi pasar GT Protocol, dan suplai beredar GT Protocol 68,8M / 75M GTAI (92%) dibanding 7,2B / 7,2B QI (100%) milik BENQI. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan GT Protocol selama 18 Hari dan BENQI selama 48 Hari.

GTAIQI
Kap. Pasar
Rp10,04MRp167,27M
Volume (24h)
Rp3,04MRp10,34M
Suplai yang Beredar
68,8M / 75M GTAI (92%)7,2B / 7,2B QI (100%)
Typical Hold Time
18 Hari48 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

GT Protocol

GT Protocol (GTAI) menunjukkan kapitalisasi pasar Rp10,04M dengan supply beredar 68,8 juta dari total 75 juta token (92% sirkulasi). Hold time rata-rata 18 hari mengindikasikan aktivitas jangka pendek. Tanpa data harga terkini, analisis teknis terbatas, namun sirkulasi tinggi menunjukkan likuiditas token yang matang.

Outlook netral dengan risiko tinggi karena data terbatas. Peluang terletak pada potensi adopsi protokol, namun investor harus waspada volatilitas kripto, likuiditas rendah, dan ketiadaan update ekosistem terkini yang dapat mempengaruhi harga.

BENQI

BENQI menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp23.508 dan market cap Rp168,35 juta. Token ini memiliki sirkulasi penuh 7,2 juta QI dengan rata-rata hold time 48 hari. Moving averages mendukung tren naik, sementara osilator netral menunjukkan konsolidasi jangka pendek. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dalam beberapa minggu terakhir.

Outlook keseluruhan cenderung positif dengan momentum bullish, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi kripto dan keterbatasan likuiditas. Peluang utama terletak pada potensi breakout di atas resistance Rp24, sementara risiko utama adalah volatilitas pasar kripto secara keseluruhan dan ketergantungan pada sentimen pasar yang berubah cepat.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

GTAI

Belum ada data sentimen.

QI
0% Beli100% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 48 Hari

Tentang GT Protocol

Protokol GT menghadirkan ekosistem kuat yang menggabungkan protokol investasi untuk manajemen dana Web3 terdesentralisasi dengan Teknologi Eksekusi AI Blockchain, semuanya dapat diakses melalui GT API SDK. Ekosistem ini mencakup GT APP, platform investasi Web3 yang telah menarik pengguna terdaftar. GT Protocol juga telah mencapai tonggak penting, seperti menjadi broker resmi untuk Binance dan menjalin kemitraan dengan blockchain TRON.

Selengkapnya di halaman GTAI

Tentang BENQI

BENQI adalah pasar likuiditas terdesentralisasi non-kustodial serta protokol liquid staking yang dibangun di atas jaringan smart contract Avalanche berkecepatan tinggi. Protokol pinjam meminjam memungkinkan pengguna untuk meminjam atau mendapatkan bunga dari aset digital mereka. Protokol Liquid Staking menyediakan akses untuk efisiensi modal, memberikan pengguna kesempatan untuk membuka kunci AVAX yang mereka “staked“ untuk digunakan pada protokol Keuangan Terdesentralisasi.

Selengkapnya di halaman QI