Perbedaan GT Protocol dan Lista DAO: GT Protocol diperdagangkan di Rp134,16 (kapitalisasi pasar Rp10,04M, volume 24 jam Rp3,04M), sedangkan Lista DAO diperdagangkan di Rp1.033 (kapitalisasi pasar Rp454,81M, volume 24 jam Rp96,45M). Perbedaan utamanya: Lista DAO jauh lebih besar — sekitar 45,3× kapitalisasi pasar GT Protocol, dan suplai beredar GT Protocol 68,8M / 75M GTAI (92%) dibanding 440,4M / 800M LISTA (56%) milik Lista DAO. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan GT Protocol selama 18 Hari dan Lista DAO selama 20 Hari.
| GTAI | LISTA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp10,04M | Rp454,81M |
Volume (24h) | Rp3,04M | Rp96,45M |
Suplai yang Beredar | 68,8M / 75M GTAI (92%) | 440,4M / 800M LISTA (56%) |
Typical Hold Time | 18 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Protokol GT menghadirkan ekosistem kuat yang menggabungkan protokol investasi untuk manajemen dana Web3 terdesentralisasi dengan Teknologi Eksekusi AI Blockchain, semuanya dapat diakses melalui GT API SDK. Ekosistem ini mencakup GT APP, platform investasi Web3 yang telah menarik pengguna terdaftar. GT Protocol juga telah mencapai tonggak penting, seperti menjadi broker resmi untuk Binance dan menjalin kemitraan dengan blockchain TRON.
Selengkapnya di halaman GTAI →Lista berfungsi sebagai protokol pinjam meminjam stablecoin terdesentralisasi open-source yang didukung oleh LSDfi. Pengguna dapat melakukan staking dan liquid staking di Lista, serta meminjam lisUSD dengan berbagai agunan terdesentralisasi. LISTA adalah token utilitas asli yang digunakan untuk tata kelola, insentif protokol, pengukuran voting, dan berbagi pendapatan.
Selengkapnya di halaman LISTA →