Perbedaan GT Protocol dan Hooked Protocol: GT Protocol diperdagangkan di Rp137,62 (kapitalisasi pasar Rp10,04M, volume 24 jam Rp3,04M), sedangkan Hooked Protocol diperdagangkan di Rp131 (kapitalisasi pasar Rp62,05M, volume 24 jam Rp113,8M). Perbedaan utamanya: Hooked Protocol jauh lebih besar — sekitar 6,2× kapitalisasi pasar GT Protocol, dan suplai GT Protocol dibatasi (68,8M / 75M GTAI (92%)), sedangkan Hooked Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan GT Protocol selama 16 Hari dan Hooked Protocol selama 19 Hari.
| GTAI | HOOK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp10,04M | Rp62,05M |
Volume (24h) | Rp3,04M | Rp113,8M |
Suplai yang Beredar | 68,8M / 75M GTAI (92%) | 288,4M HOOK |
Typical Hold Time | 16 Hari | 19 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Protokol GT menghadirkan ekosistem kuat yang menggabungkan protokol investasi untuk manajemen dana Web3 terdesentralisasi dengan Teknologi Eksekusi AI Blockchain, semuanya dapat diakses melalui GT API SDK. Ekosistem ini mencakup GT APP, platform investasi Web3 yang telah menarik pengguna terdaftar. GT Protocol juga telah mencapai tonggak penting, seperti menjadi broker resmi untuk Binance dan menjalin kemitraan dengan blockchain TRON.
Selengkapnya di halaman GTAI →Hooked Protocol adalah jaringan edukasi inovatif yang dirancang untuk memperkenalkan Web3 kepada miliaran pengguna. Jaringan ini mendorong adopsi massal melalui pembelajaran yang menarik dan berbasis permainan. Hooked menyederhanakan proses orientasi bagi pelajar dan pengembang dengan berfokus pada tiga area utama: infrastruktur, akademi, dan ekosistem.
Selengkapnya di halaman HOOK →