Perbedaan GT Protocol dan Highstreet: GT Protocol diperdagangkan di Rp134,16 (kapitalisasi pasar Rp10,04M, volume 24 jam Rp3,04M), sedangkan Highstreet diperdagangkan di Rp623,74 (kapitalisasi pasar Rp77,8M, volume 24 jam Rp51,02M). Perbedaan utamanya: Highstreet jauh lebih besar — sekitar 7,7× kapitalisasi pasar GT Protocol, dan suplai beredar GT Protocol 68,8M / 75M GTAI (92%) dibanding 96,4M / 100M HIGH (97%) milik Highstreet. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan GT Protocol selama 18 Hari dan Highstreet selama 35 Hari.
| GTAI | HIGH | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp10,04M | Rp77,8M |
Volume (24h) | Rp3,04M | Rp51,02M |
Suplai yang Beredar | 68,8M / 75M GTAI (92%) | 96,4M / 100M HIGH (97%) |
Typical Hold Time | 18 Hari | 35 Hari |
Protokol GT menghadirkan ekosistem kuat yang menggabungkan protokol investasi untuk manajemen dana Web3 terdesentralisasi dengan Teknologi Eksekusi AI Blockchain, semuanya dapat diakses melalui GT API SDK. Ekosistem ini mencakup GT APP, platform investasi Web3 yang telah menarik pengguna terdaftar. GT Protocol juga telah mencapai tonggak penting, seperti menjadi broker resmi untuk Binance dan menjalin kemitraan dengan blockchain TRON.
Selengkapnya di halaman GTAI →Highstreet adalah game MMORPG yang meniadakan batasan dunia fisik dengan dunia virtual. Semua item dalam game direpresentasikan dalam platform sebagai NFT ERC-721 yang dibagi menjadi dua pecahan. Token native HIGH dianggap sebagai token tata kelola, memberi pemain kesempatan untuk memberikan suara pada keputusan besar di platform, mendapat profit melalui staking, dan membeli produk di marketplace.
Selengkapnya di halaman HIGH →