Perbedaan GameSwift dan Stader: GameSwift diperdagangkan di Rp31,18 (kapitalisasi pasar Rp12,61M, volume 24 jam Rp958,63jt), sedangkan Stader diperdagangkan di Rp1.837 (kapitalisasi pasar Rp129,44M, volume 24 jam Rp12,11M). Perbedaan utamanya: Stader jauh lebih besar — sekitar 10,3× kapitalisasi pasar GameSwift, dan suplai beredar GameSwift 360,8M / 1,4B GSWIFT (26%) dibanding 70,8M / 120M SD (59%) milik Stader. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan GameSwift selama 9 Hari dan Stader selama 13 Hari.
| GSWIFT | SD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp12,61M | Rp129,44M |
Volume (24h) | Rp958,63jt | Rp12,11M |
Suplai yang Beredar | 360,8M / 1,4B GSWIFT (26%) | 70,8M / 120M SD (59%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 13 Hari |
GameSwift adalah jaringan blockchain modular dengan Layer 1 yang dioptimalkan untuk Gaming dan zkEVM rollup untuk game tertentu. Jaringan ini menyediakan infrastruktur yang aman bagi pengembang untuk meluncurkan dApp sekaligus memastikan kompatibilitas lintas jaringan. GameSwift bertujuan menjadi blockchain pilihan bagi studio game, dapat diakses oleh pemain web3 maupun web2, serta membangun komunitas Gaming web3 terbesar di dunia.
Selengkapnya di halaman GSWIFT →Stader mengembangkan staking middleware untuk berbagai jaringan PoS, menawarkan smart contract modular bagi solusi pihak ketiga. Dalam jangka pendek, Stader akan meluncurkan kontrak di blockchain seperti Terra dan Ethereum untuk mendukung yield farming dan Gaming. Jangka panjang, Stader mendorong aplikasi staking pihak ketiga di platformnya.
Selengkapnya di halaman SD →