Perbedaan GameSwift dan Layer3: GameSwift diperdagangkan di Rp31,18 (kapitalisasi pasar Rp12,61M, volume 24 jam Rp958,63jt), sedangkan Layer3 diperdagangkan di Rp95,78 (kapitalisasi pasar Rp116,87M, volume 24 jam Rp67,28M). Perbedaan utamanya: Layer3 jauh lebih besar — sekitar 9,3× kapitalisasi pasar GameSwift, dan suplai beredar GameSwift 360,8M / 1,4B GSWIFT (26%) dibanding 1,2B / 3,3B L3 (37%) milik Layer3. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan GameSwift selama 9 Hari dan Layer3 selama 8 Hari.
| GSWIFT | L3 | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp12,61M | Rp116,87M |
Volume (24h) | Rp958,63jt | Rp67,28M |
Suplai yang Beredar | 360,8M / 1,4B GSWIFT (26%) | 1,2B / 3,3B L3 (37%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
GameSwift adalah jaringan blockchain modular dengan Layer 1 yang dioptimalkan untuk Gaming dan zkEVM rollup untuk game tertentu. Jaringan ini menyediakan infrastruktur yang aman bagi pengembang untuk meluncurkan dApp sekaligus memastikan kompatibilitas lintas jaringan. GameSwift bertujuan menjadi blockchain pilihan bagi studio game, dapat diakses oleh pemain web3 maupun web2, serta membangun komunitas Gaming web3 terbesar di dunia.
Selengkapnya di halaman GSWIFT →Layer3 adalah token multi-utilitas dengan total pasokan 3.333.333.333 token, dirancang untuk mendukung ekosistem staking dengan hadiah berlapis dan mekanisme burn. Pengguna dapat melakukan staking L3 untuk memperoleh penghasilan pasif dan membuka token tata kelola tambahan (misalnya OP, ARB) melalui partisipasi aktif. Membakar token L3 memberikan akses ke jaringan Layer3, memungkinkan pengguna memposting quest, dan menggunakan CUBE credentials—identitas unik untuk pencapaian omnichain. Token yang dibakar juga memberikan berbagai keuntungan di ekosistem mitra, seperti akses awal, diskon biaya, NFT eksklusif, dan lainnya.
Selengkapnya di halaman L3 →