Perbedaan The Graph dan Yield Basis: The Graph diperdagangkan di Rp315,77 (kapitalisasi pasar Rp3,49T, volume 24 jam Rp156,49M), sedangkan Yield Basis diperdagangkan di Rp1.360 (kapitalisasi pasar Rp180,9M, volume 24 jam Rp77,66M). Perbedaan utamanya: The Graph jauh lebih besar — sekitar 19,3× kapitalisasi pasar Yield Basis, dan suplai Yield Basis dibatasi (132,4M / 1B YB (14%)), sedangkan The Graph terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan The Graph selama 95 Hari dan Yield Basis selama 5 Hari.
| GRT | YB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,49T | Rp180,9M |
Volume (24h) | Rp156,49M | Rp77,66M |
Suplai yang Beredar | 10,9B GRT | 132,4M / 1B YB (14%) |
Typical Hold Time | 95 Hari | 5 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
The Graph (GRT) saat ini diperdagangkan pada Rp319,65 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Posisi harga berada di dekat resistance R1 (Rp319) dengan support kunci di S1 (Rp313). Market cap mencapai Rp3,49 triliun dengan supply beredar 10,9 juta GRT. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul jika harga bertahan di atas support S1, sementara risiko utama termasuk sentiment bearish yang berkelanjutan dan rendahnya aktivitas jaringan. Investor harus memantau volume perdagangan dan perkembangan ekosistem blockchain secara ketat.
Yield Basis (YB) saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp1.355,68, didorong oleh sinyal jual yang dominan dari moving averages. Token ini memiliki kapitalisasi pasar Rp179,02 juta dengan supply yang beredar hanya 14% dari total maksimum 1 juta YB. RSI menunjukkan kondisi netral, namun ADX mengindikasikan tren bearish yang kuat. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan cenderung bearish dalam jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada potensi rebound dari support kunci di Rp1.220, namun investor perlu waspada terhadap likuiditas rendah dan tekanan jual berkelanjutan. Risiko utama termasuk eksposur regulasi crypto dan dominasi whale yang dapat mempengaruhi harga secara drastis.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
The Graph adalah protokol yang mengatur data blockchain dan membuatnya mudah diakses. Protokol ini mendukung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang paling banyak digunakan dan ekosistem Web3 yang lebih luas.
Selengkapnya di halaman GRT →YieldBasis adalah protokol DeFi yang dibangun di atas Curve Finance, memungkinkan pengguna memperoleh yield pada aset seperti Bitcoin dengan meminimalkan impermanent loss. Protokol ini menggunakan mekanisme leverage majemuk tetap 2× agar posisi LP mengikuti harga aset dasar secara 1:1. Token YB mendukung governance melalui model vote-escrowed (veYB) serta memungkinkan pemegangnya berbagi pendapatan protokol.
Selengkapnya di halaman YB →