Perbedaan The Graph dan Ripple: The Graph diperdagangkan di Rp243,37 (kapitalisasi pasar Rp2,66T, volume 24 jam Rp189,64M), sedangkan Ripple diperdagangkan di Rp18.038 (kapitalisasi pasar Rp1.130,11T, volume 24 jam Rp16,51T). Perbedaan utamanya: Ripple jauh lebih besar — sekitar 424,9× kapitalisasi pasar The Graph, dan suplai Ripple dibatasi (62,7B / 100B XRP (63%)), sedangkan The Graph terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan The Graph selama 96 Hari dan Ripple selama 69 Hari.
| GRT | XRP | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,66T | Rp1.130,11T |
Volume (24h) | Rp189,64M | Rp16,51T |
Suplai yang Beredar | 10,9B GRT | 62,7B / 100B XRP (63%) |
Typical Hold Time | 96 Hari | 69 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token The Graph (GRT) saat ini diperdagangkan di zona netral dengan sentimen teknis bearish jangka pendek. Harga Rp241,86 berada di dekat titik pivot Rp242, dengan indikator RSI menunjukkan kondisi oversold yang berpotensi rebound. Volume perdagangan dan aktivitas jaringan perlu dipantau untuk konfirmasi tren. Tidak ada update protokol besar yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan tekanan jual dominan. Peluang rebound teknis ada jika harga bertahan di support kunci, namun risiko volatilitas tinggi dan sentimen pasar crypto yang lesu membatasi potensi kenaikan. Investor harus waspada terhadap break di bawah support S3 Rp221 yang bisa memicu penurunan lebih dalam.
XRP saat ini diperdagangkan pada Rp18.006 dengan sinyal teknis bearish yang didominasi oleh tekanan jual pada moving averages. Token ini telah mengalami penurunan 43% sejak awal 2026 dan mendekati level support kritis di Rp17.316. Meskipun secara teknis bearish, indikator RSI menunjukkan kondisi oversold yang berpotensi memicu rebound jangka pendek. Adopsi ekosistem terus berlanjut dengan integrasi Deutsche Bank dan perluasan stablecoin Société Générale ke XRP Ledger.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko downside menuju Rp17.316, namun peluang rebound jangka pendek muncul dari kondisi oversold. Risiko utama meliputi tekanan jual berkelanjutan dan volatilitas tinggi, sementara katalis positif dapat datang dari perkembangan ETF dan adopsi institusional yang lebih luas.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
The Graph adalah protokol yang mengatur data blockchain dan membuatnya mudah diakses. Protokol ini mendukung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang paling banyak digunakan dan ekosistem Web3 yang lebih luas.
Selengkapnya di halaman GRT →Aset kripto yang diciptakan untuk menjadi alternatif yang cepat, lebih murah, dan lebih skalabel untuk aset digital lainnya dan platform pembayaran moneter yang ada seperti SWIFT. Juga merupakan aset digital asli di XRP Ledger — teknologi blockchain open-source dan terdesentralisasi yang dapat menyelesaikan transaksi dalam 3-5 detik.
Selengkapnya di halaman XRP →