Perbedaan The Graph dan Plasma: The Graph diperdagangkan di Rp241,63 (kapitalisasi pasar Rp2,63T, volume 24 jam Rp216,03M), sedangkan Plasma diperdagangkan di Rp1.344 (kapitalisasi pasar Rp3,6T, volume 24 jam Rp428M). Perbedaan utamanya: Plasma lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar The Graph 10,9B GRT dibanding 2,7B XPL milik Plasma. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan The Graph selama 96 Hari dan Plasma selama 27 Hari.
| GRT | XPL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,63T | Rp3,6T |
Volume (24h) | Rp216,03M | Rp428M |
Suplai yang Beredar | 10,9B GRT | 2,7B XPL |
Typical Hold Time | 96 Hari | 27 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
The Graph (GRT) saat ini diperdagangkan di zona support kritis pada Rp237,24 dengan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak dan osilator. RSI menunjukkan kondisi oversold yang berpotensi memicu rebound jangka pendek, namun tren keseluruhan masih lemah. Tidak ada berita atau pembaruan protokol signifikan yang tercatat dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko dominan. Peluang rebound teknis ada di level support, namun tekanan jual masih kuat. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan ketidakpastian regulasi crypto yang dapat memengaruhi harga lebih lanjut.
Token XPL saat ini diperdagangkan pada Rp1.324 dengan kapitalisasi pasar Rp3,53 triliun. Sinyal teknis netral dengan indikator RSI menunjukkan kondisi seimbang. Harga berada di antara support kuat di Rp1.252 dan resistance di Rp1.444. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir berdasarkan data CoinGecko per Juli 2026.
Outlook netral dengan potensi pergerakan sideways dalam jangka pendek. Peluang terletak pada breakout di atas resistance Rp1.444, sementara risiko utama adalah volatilitas tinggi khas crypto dan kurangnya perkembangan fundamental yang dapat mendorong adopsi jaringan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
The Graph adalah protokol yang mengatur data blockchain dan membuatnya mudah diakses. Protokol ini mendukung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang paling banyak digunakan dan ekosistem Web3 yang lebih luas.
Selengkapnya di halaman GRT →Plasma is a Layer 1 blockchain designed to power the global stablecoin economy. Built for fast, zero-fee USDT payments and customizable gas tokens, it enables borderless, permissionless access to financial services. With its global payments network and integrated products, Plasma is establishing itself as the native chain for stablecoin transactions.
Selengkapnya di halaman XPL →