Perbedaan The Graph dan Wrapped Beacon ETH: The Graph diperdagangkan di Rp241,18 (kapitalisasi pasar Rp2,63T, volume 24 jam Rp216,59M), sedangkan Wrapped Beacon ETH diperdagangkan di Rp37.186.816 (kapitalisasi pasar Rp125,57T, volume 24 jam Rp31,84M). Perbedaan utamanya: Wrapped Beacon ETH jauh lebih besar — sekitar 47,7× kapitalisasi pasar The Graph, dan suplai beredar The Graph 10,9B GRT dibanding 3,4M WBETH milik Wrapped Beacon ETH. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan The Graph selama 96 Hari dan Wrapped Beacon ETH selama 26 Hari.
| GRT | WBETH | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,63T | Rp125,57T |
Volume (24h) | Rp216,59M | Rp31,84M |
Suplai yang Beredar | 10,9B GRT | 3,4M WBETH |
Typical Hold Time | 96 Hari | 26 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
The Graph (GRT) saat ini diperdagangkan di zona support kritis pada Rp237,24 dengan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak dan osilator. RSI menunjukkan kondisi oversold yang berpotensi memicu rebound jangka pendek, namun tren keseluruhan masih lemah. Tidak ada berita atau pembaruan protokol signifikan yang tercatat dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko dominan. Peluang rebound teknis ada di level support, namun tekanan jual masih kuat. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan ketidakpastian regulasi crypto yang dapat memengaruhi harga lebih lanjut.
WBETH saat ini diperdagangkan di Rp 36.999.826 dengan sinyal teknis bearish didominasi oleh indikator moving averages. Aset ini memiliki market cap Rp 124,51T dengan hold time rata-rata 26 hari. Harga berada di antara support S1 (Rp 36.577.775) dan pivot point (Rp 36.931.587), menunjukkan tekanan jual jangka pendek. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang dilaporkan.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada potensi rebound dari level support, namun risiko dominan mencakup tekanan jual berkelanjutan dan rendahnya aktivitas jaringan. Investor harus waspada terhadap likuiditas terbatas dan sensitivitas terhadap sentimen pasar crypto secara keseluruhan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
The Graph adalah protokol yang mengatur data blockchain dan membuatnya mudah diakses. Protokol ini mendukung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang paling banyak digunakan dan ekosistem Web3 yang lebih luas.
Selengkapnya di halaman GRT →WBETH adalah token liquid staking yang mewakili ETH yang distake beserta imbal hasilnya. Token ini memberikan likuiditas instan sekaligus memungkinkan pengguna tetap menerima reward staking ETH dan berpartisipasi di proyek DeFi.
Selengkapnya di halaman WBETH →