Perbedaan The Graph dan Walrus: The Graph diperdagangkan di Rp240,32 (kapitalisasi pasar Rp2,63T, volume 24 jam Rp221,65M), sedangkan Walrus diperdagangkan di Rp380,22 (kapitalisasi pasar Rp956,39M, volume 24 jam Rp88,6M). Perbedaan utamanya: The Graph jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar Walrus, dan suplai Walrus dibatasi (2,5B / 5B WAL (51%)), sedangkan The Graph terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan The Graph selama 96 Hari dan Walrus selama 24 Hari.
| GRT | WAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,63T | Rp956,39M |
Volume (24h) | Rp221,65M | Rp88,6M |
Suplai yang Beredar | 10,9B GRT | 2,5B / 5B WAL (51%) |
Typical Hold Time | 96 Hari | 24 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
The Graph (GRT) saat ini diperdagangkan di zona support kritis pada Rp237,24 dengan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak dan osilator. RSI menunjukkan kondisi oversold yang berpotensi memicu rebound jangka pendek, namun tren keseluruhan masih lemah. Tidak ada berita atau pembaruan protokol signifikan yang tercatat dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko dominan. Peluang rebound teknis ada di level support, namun tekanan jual masih kuat. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan ketidakpastian regulasi crypto yang dapat memengaruhi harga lebih lanjut.
Walrus (WAL) saat ini diperdagangkan pada Rp377,19 dengan kapitalisasi pasar Rp947,31 juta, menunjukkan kondisi pasar bearish yang kuat berdasarkan sinyal teknis. Token ini memiliki supply terbatas 5 juta WAL dengan 51% sudah beredar. Tren jangka pendek menunjukkan tekanan jual dominan dengan moving averages memberikan sinyal jual 13-0, sementara indikator osilator berada di zona netral. Hold time rata-rata 24 hari mengindikasikan aktivitas trading jangka pendek yang tinggi.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level support Rp396 jika terjadi akumulasi, namun risiko utama adalah tekanan jual berkelanjutan dan likuiditas terbatas. Investor harus waspada terhadap volatilitas crypto dan memantau level support kunci untuk sinyal reversal.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
The Graph adalah protokol yang mengatur data blockchain dan membuatnya mudah diakses. Protokol ini mendukung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang paling banyak digunakan dan ekosistem Web3 yang lebih luas.
Selengkapnya di halaman GRT →Walrus adalah protokol penyimpanan data terdesentralisasi dan platform pengembangan aplikasi yang memungkinkan pengelolaan file besar dan konten media kaya seperti video, gambar, dan audio. Dibangun di atas Sui, Walrus mendukung penyimpanan data on-chain dan off-chain menggunakan smart contract berbasis Move. Dikembangkan oleh Mysten Labs, Walrus adalah jaringan pertama yang memungkinkan penyimpanan data berukuran besar secara on-chain, meningkatkan penggunaan data bagi proyek Web3 dan mendukung pengembangan bisnis on-chain yang beragam.
Selengkapnya di halaman WAL →