Perbedaan The Graph dan Toncoin: The Graph diperdagangkan di Rp318,11 (kapitalisasi pasar Rp3,55T, volume 24 jam Rp167,81M), sedangkan Toncoin diperdagangkan di Rp28.611 (kapitalisasi pasar Rp79,51T, volume 24 jam Rp788,67M). Perbedaan utamanya: Toncoin jauh lebih besar — sekitar 22,4× kapitalisasi pasar The Graph, dan suplai beredar The Graph 10,9B GRT dibanding 2,7B TON milik Toncoin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan The Graph selama 95 Hari dan Toncoin selama 48 Hari.
| GRT | TON | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,55T | Rp79,51T |
Volume (24h) | Rp167,81M | Rp788,67M |
Suplai yang Beredar | 10,9B GRT | 2,7B TON |
Typical Hold Time | 95 Hari | 48 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRT saat ini diperdagangkan di zona support kritis dengan sinyal teknis bearish yang didominasi oleh moving averages. Harga Rp318,11 berada di dekat level pivot Rp315 dengan volume perdagangan yang perlu dipantau. Token ini menunjukkan hold time rata-rata 95 hari, mengindikasikan holding pattern jangka menengah di kalangan investor.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jual dengan peluang rebound dari support Rp307-313. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan ketergantungan pada adopsi ekosistem The Graph. Investor harus memantau breakout di atas resistance Rp319 untuk konfirmasi perubahan tren.
Toncoin menunjukkan kapitalisasi pasar yang signifikan sebesar Rp79,51 triliun dengan supply yang terbatas hanya 2,7 juta token. Aset ini berada dalam fase konsolidasi dengan hold time rata-rata 48 hari, mengindikasikan investor jangka menengah. Tidak ada data harga terkini yang tersedia untuk analisis tren teknis mendalam.
Outlook: Potensi pertumbuhan dari adopsi ekosistem TON namun dibatasi oleh volatilitas crypto dan ketidaktersediaan data harga real-time. Risiko utama termasuk likuiditas terbatas dan ketergantungan pada perkembangan blockchain TON.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
The Graph adalah protokol yang mengatur data blockchain dan membuatnya mudah diakses. Protokol ini mendukung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang paling banyak digunakan dan ekosistem Web3 yang lebih luas.
Selengkapnya di halaman GRT →The Open Network (TON) adalah Layer-1 Proof-of-Stake (PoS) yang terdiri dari TON Blockchain, TON Virtual Machine, TON Payment, TON DNS, TON Storage, dan TON Sites. TON menggunakan protokol Byzantine Fault Tolerance yang disebut 'Catchain Consensus' untuk mencapai konsensus jaringan, pembuatan blok, dan validasi transaksi.
Selengkapnya di halaman TON →