Perbedaan The Graph dan Swell Network: The Graph diperdagangkan di Rp243,37 (kapitalisasi pasar Rp2,66T, volume 24 jam Rp189,64M), sedangkan Swell Network diperdagangkan di Rp11,07 (kapitalisasi pasar Rp57,45M, volume 24 jam Rp25,25M). Perbedaan utamanya: The Graph jauh lebih besar — sekitar 46,3× kapitalisasi pasar Swell Network, dan suplai Swell Network dibatasi (5,2B / 10B SWELL (52%)), sedangkan The Graph terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan The Graph selama 96 Hari dan Swell Network selama 22 Hari.
| GRT | SWELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,66T | Rp57,45M |
Volume (24h) | Rp189,64M | Rp25,25M |
Suplai yang Beredar | 10,9B GRT | 5,2B / 10B SWELL (52%) |
Typical Hold Time | 96 Hari | 22 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token The Graph (GRT) saat ini diperdagangkan di zona netral dengan sentimen teknis bearish jangka pendek. Harga Rp241,86 berada di dekat titik pivot Rp242, dengan indikator RSI menunjukkan kondisi oversold yang berpotensi rebound. Volume perdagangan dan aktivitas jaringan perlu dipantau untuk konfirmasi tren. Tidak ada update protokol besar yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan tekanan jual dominan. Peluang rebound teknis ada jika harga bertahan di support kunci, namun risiko volatilitas tinggi dan sentimen pasar crypto yang lesu membatasi potensi kenaikan. Investor harus waspada terhadap break di bawah support S3 Rp221 yang bisa memicu penurunan lebih dalam.
Belum ada sinyal Aura AI.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
The Graph adalah protokol yang mengatur data blockchain dan membuatnya mudah diakses. Protokol ini mendukung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang paling banyak digunakan dan ekosistem Web3 yang lebih luas.
Selengkapnya di halaman GRT →Swell Network adalah protokol liquid staking terdesentralisasi dan non-kustodian untuk Ethereum. Protokol ini mempermudah akses ke peluang DeFi sambil menjaga prinsip desentralisasi dan kebebasan dari sensor.
Selengkapnya di halaman SWELL →