Perbedaan The Graph dan Starknet: The Graph diperdagangkan di Rp318,11 (kapitalisasi pasar Rp3,48T, volume 24 jam Rp157M), sedangkan Starknet diperdagangkan di Rp527,05 (kapitalisasi pasar Rp3,44T, volume 24 jam Rp435,53M). Perbedaan utamanya: The Graph dan Starknet berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar The Graph 10,9B GRT dibanding 6,6B STRK milik Starknet. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan The Graph selama 95 Hari dan Starknet selama 73 Hari.
| GRT | STRK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,48T | Rp3,44T |
Volume (24h) | Rp157M | Rp435,53M |
Suplai yang Beredar | 10,9B GRT | 6,6B STRK |
Typical Hold Time | 95 Hari | 73 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
The Graph (GRT) saat ini diperdagangkan pada Rp319,65 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Posisi harga berada di dekat resistance R1 (Rp319) dengan support kunci di S1 (Rp313). Market cap mencapai Rp3,49 triliun dengan supply beredar 10,9 juta GRT. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul jika harga bertahan di atas support S1, sementara risiko utama termasuk sentiment bearish yang berkelanjutan dan rendahnya aktivitas jaringan. Investor harus memantau volume perdagangan dan perkembangan ekosistem blockchain secara ketat.
Starknet (STRK) saat ini diperdagangkan di Rp527,05 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek, ditunjukkan oleh moving averages yang seluruhnya bearish dan RSI netral. Harga berada di dekat level pivot Rp527, dengan support kuat di Rp512 dan resistance di Rp540. Hold time rata-rata 73 hari menunjukkan kecenderungan holding jangka menengah. Tidak ada update protokol besar-besaran yang dilaporkan baru-baru ini.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati karena tekanan bearish teknis, meskipun osilator netral memberikan sedikit ruang napas. Peluang terletak pada rebound dari support Rp512 jika momentum berbalik, namun risiko tinggi volatilitas dan sentimen pasar kripto yang lemah memerlukan kehati-hatian. Investor harus memantau volume perdagangan dan perkembangan ekosistem Starknet untuk konfirmasi arah selanjutnya.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
The Graph adalah protokol yang mengatur data blockchain dan membuatnya mudah diakses. Protokol ini mendukung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang paling banyak digunakan dan ekosistem Web3 yang lebih luas.
Selengkapnya di halaman GRT →StarkNet adalah Validity-Rollup terdesentralisasi permissionless (juga dikenal sebagai 'ZK-Rollup'). Starknet beroperasi sebagai jaringan L2 di Ethereum, memungkinkan setiap dApp mencapai skala komputasi yang tidak terbatas—tanpa mengorbankan composability dan keamanan Ethereum, berkat ketergantungan StarkNet pada sistem cryptographic proof yang paling aman dan scalable—STARK.
Selengkapnya di halaman STRK →