Perbedaan The Graph dan StakeStone: The Graph diperdagangkan di Rp243,73 (kapitalisasi pasar Rp2,67T, volume 24 jam Rp208,76M), sedangkan StakeStone diperdagangkan di Rp676,75 (kapitalisasi pasar Rp153,22M, volume 24 jam Rp57,19M). Perbedaan utamanya: The Graph jauh lebih besar — sekitar 17,4× kapitalisasi pasar StakeStone, dan suplai StakeStone dibatasi (225,3M / 1B STO (23%)), sedangkan The Graph terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan The Graph selama 96 Hari dan StakeStone selama 11 Hari.
| GRT | STO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,67T | Rp153,22M |
Volume (24h) | Rp208,76M | Rp57,19M |
Suplai yang Beredar | 10,9B GRT | 225,3M / 1B STO (23%) |
Typical Hold Time | 96 Hari | 11 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token The Graph (GRT) saat ini diperdagangkan di zona netral dengan sentimen teknis bearish jangka pendek. Harga Rp241,86 berada di dekat titik pivot Rp242, dengan indikator RSI menunjukkan kondisi oversold yang berpotensi rebound. Volume perdagangan dan aktivitas jaringan perlu dipantau untuk konfirmasi tren. Tidak ada update protokol besar yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan tekanan jual dominan. Peluang rebound teknis ada jika harga bertahan di support kunci, namun risiko volatilitas tinggi dan sentimen pasar crypto yang lesu membatasi potensi kenaikan. Investor harus waspada terhadap break di bawah support S3 Rp221 yang bisa memicu penurunan lebih dalam.
STO saat ini menunjukkan sinyal bearish dengan harga Rp682,23 dan market cap Rp153,51 juta. Moving averages memberikan sinyal jual kuat (10 vs 3 beli), sementara osilator netral. Token berada di zona support S1 (Rp685) dengan tekanan jual dominan. Sirkulasi token masih rendah (23%) dengan rata-rata hold time 11 hari, menunjukkan volatilitas tinggi.
Outlook bearish jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang rebound dari support Rp657-685, namun tekanan jual dari moving averages kuat. Risiko utama: likuiditas terbatas, sirkulasi rendah, dan volatilitas ekstrem. Investor perlu hati-hati dengan level support kritis.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
The Graph adalah protokol yang mengatur data blockchain dan membuatnya mudah diakses. Protokol ini mendukung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang paling banyak digunakan dan ekosistem Web3 yang lebih luas.
Selengkapnya di halaman GRT →StakeStone adalah protokol infrastruktur likuiditas terdesentralisasi yang dirancang untuk mengoptimalkan imbal hasil dan distribusi likuiditas di berbagai jaringan blockchain. Melalui solusi seperti LiquidityPad dan aset ETH/BTC yang menghasilkan imbal hasil, StakeStone memberdayakan penyedia likuiditas dengan peluang penghasilan yang efisien sekaligus memenuhi kebutuhan likuiditas khusus dari berbagai ekosistem dan protokol.
Selengkapnya di halaman STO →