Perbedaan The Graph dan SubQuery Network: The Graph diperdagangkan di Rp242,85 (kapitalisasi pasar Rp2,63T, volume 24 jam Rp183,39M), sedangkan SubQuery Network diperdagangkan di Rp11,56 (kapitalisasi pasar Rp32,83M, volume 24 jam Rp6,53M). Perbedaan utamanya: The Graph jauh lebih besar — sekitar 80,1× kapitalisasi pasar SubQuery Network, dan suplai beredar The Graph 10,9B GRT dibanding 3,3B SQT milik SubQuery Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan The Graph selama 96 Hari dan SubQuery Network selama 3 Hari.
| GRT | SQT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,63T | Rp32,83M |
Volume (24h) | Rp183,39M | Rp6,53M |
Suplai yang Beredar | 10,9B GRT | 3,3B SQT |
Typical Hold Time | 96 Hari | 3 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
The Graph (GRT) saat ini diperdagangkan di zona support kritis Rp243 dengan sinyal teknis bearish yang kuat dari moving averages. Token ini menunjukkan momentum lemah dengan RSI mendekati oversold namun ADX mengindikasikan tren bearish yang kuat. Posisi harga saat ini tepat di pivot point Rp243 dengan support terdekat di Rp239 dan resistance di Rp247. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa minggu terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan tekanan jual dominan. Peluang muncul dari posisi oversold RSI jangka pendek yang mungkin memicu rebound teknis. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan tren bearish berkelanjutan yang dapat menguji support lebih rendah. Investor harus memantau volume trading dan perkembangan ekosistem untuk konfirmasi reversal.
SubQuery Network menunjukkan kapitalisasi pasar yang rendah sebesar Rp32,83 juta dengan supply yang beredar 3,3 juta SQT. Data harga saat ini tidak tersedia untuk analisis tren teknis jangka pendek dan panjang. Hold time rata-rata hanya 3 hari mengindikasikan aktivitas perdagangan jangka pendek yang tinggi. Tidak ada perkembangan protokol atau ekosistem signifikan yang tercatat baru-baru ini.
Outlook keseluruhan untuk SQT sangat spekulatif karena data terbatas dan likuiditas rendah. Peluang utama terletak pada potensi adopsi jaringan jika terjadi peningkatan utilitas token. Risiko utama termasuk volatilitas ekstrem, likuiditas terbatas yang memperparah pergerakan harga, dan kurangnya perkembangan fundamental yang dapat mendukung nilai jangka panjang.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
The Graph adalah protokol yang mengatur data blockchain dan membuatnya mudah diakses. Protokol ini mendukung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang paling banyak digunakan dan ekosistem Web3 yang lebih luas.
Selengkapnya di halaman GRT →SubQuery adalah jaringan desentralisasi yang memberikan infrastruktur dan alat penting bagi pengembang aplikasi Web3. Jaringan SubQuery memudahkan pengembang membangun dan mengembangkan aplikasi terdesentralisasi (dApp) dengan menyediakan rangkaian solusi yang lengkap.
Selengkapnya di halaman SQT →