Perbedaan The Graph dan Spark: The Graph diperdagangkan di Rp315,77 (kapitalisasi pasar Rp3,49T, volume 24 jam Rp156,49M), sedangkan Spark diperdagangkan di Rp313,19 (kapitalisasi pasar Rp942,49M, volume 24 jam Rp227,27M). Perbedaan utamanya: The Graph jauh lebih besar — sekitar 3,7× kapitalisasi pasar Spark, dan suplai Spark dibatasi (3B / 10B SPK (30%)), sedangkan The Graph terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan The Graph selama 95 Hari dan Spark selama 11 Hari.
| GRT | SPK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,49T | Rp942,49M |
Volume (24h) | Rp156,49M | Rp227,27M |
Suplai yang Beredar | 10,9B GRT | 3B / 10B SPK (30%) |
Typical Hold Time | 95 Hari | 11 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
The Graph (GRT) saat ini diperdagangkan pada Rp319,65 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Posisi harga berada di dekat resistance R1 (Rp319) dengan support kunci di S1 (Rp313). Market cap mencapai Rp3,49 triliun dengan supply beredar 10,9 juta GRT. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul jika harga bertahan di atas support S1, sementara risiko utama termasuk sentiment bearish yang berkelanjutan dan rendahnya aktivitas jaringan. Investor harus memantau volume perdagangan dan perkembangan ekosistem blockchain secara ketat.
Belum ada sinyal Aura AI.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
The Graph adalah protokol yang mengatur data blockchain dan membuatnya mudah diakses. Protokol ini mendukung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang paling banyak digunakan dan ekosistem Web3 yang lebih luas.
Selengkapnya di halaman GRT →Spark adalah alokator modal on-chain dengan $3,86 miliar yang dikerahkan di DeFi, CeFi, dan aset dunia nyata (RWA). Spark meningkatkan efisiensi modal secara skala besar dengan menyeimbangkan alokasi secara otomatis sesuai kondisi pasar, sambil menjaga profil risiko konservatif. Proyek ini mengatasi inefisiensi DeFi seperti likuiditas terfragmentasi, imbal hasil tidak stabil, dan stablecoin yang menganggur, serta menyediakan likuiditas dalam, konsisten, dan pendapatan bebas biaya melalui produk seperti sUSDS dan sUSDC.
Selengkapnya di halaman SPK →