Perbedaan The Graph dan SHIBA INU: The Graph diperdagangkan di Rp245,72 (kapitalisasi pasar Rp2,69T, volume 24 jam Rp203,6M), sedangkan SHIBA INU diperdagangkan di Rp0,08 (kapitalisasi pasar Rp47T, volume 24 jam Rp1,01T). Perbedaan utamanya: SHIBA INU jauh lebih besar — sekitar 17,5× kapitalisasi pasar The Graph, dan suplai SHIBA INU dibatasi (589,2T / 589,6T SHIB (100%)), sedangkan The Graph terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan The Graph selama 96 Hari dan SHIBA INU selama 103 Hari.
| GRT | SHIB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,69T | Rp47T |
Volume (24h) | Rp203,6M | Rp1,01T |
Suplai yang Beredar | 10,9B GRT | 589,2T / 589,6T SHIB (100%) |
Typical Hold Time | 96 Hari | 103 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token The Graph (GRT) saat ini diperdagangkan di zona netral dengan sentimen teknis bearish jangka pendek. Harga Rp241,86 berada di dekat titik pivot Rp242, dengan indikator RSI menunjukkan kondisi oversold yang berpotensi rebound. Volume perdagangan dan aktivitas jaringan perlu dipantau untuk konfirmasi tren. Tidak ada update protokol besar yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan tekanan jual dominan. Peluang rebound teknis ada jika harga bertahan di support kunci, namun risiko volatilitas tinggi dan sentimen pasar crypto yang lesu membatasi potensi kenaikan. Investor harus waspada terhadap break di bawah support S3 Rp221 yang bisa memicu penurunan lebih dalam.
SHIB saat ini menunjukkan sinyal bearish dengan harga Rp0,07998 dan market cap Rp46,84T. Moving averages memberikan sinyal jual kuat (13:0), sementara osilator netral. RSI menunjukkan kondisi hampir oversold namun ADX memberikan sinyal campuran. Token ini telah mencapai sirkulasi penuh 100% dengan rata-rata hold time 103 hari, menunjukkan pola holding jangka menengah di komunitas.
Outlook bearish jangka pendek dengan tekanan jual dominan. Peluang muncul dari posisi RSI yang mendekati oversold untuk rebound teknis, namun risiko volatilitas tinggi dan kurangnya support level yang jelas perlu diwaspadai. Investor harus memantau volume trading dan perkembangan ekosistem Shiba Inu untuk sinyal perubahan tren.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
The Graph adalah protokol yang mengatur data blockchain dan membuatnya mudah diakses. Protokol ini mendukung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang paling banyak digunakan dan ekosistem Web3 yang lebih luas.
Selengkapnya di halaman GRT →Shiba Inu (SHIB) adalah token yang dibuat sebagai alternatif berbasis Ethereum untuk Dogecoin (DOGE). Ekosistem Token Shiba Inu mendukung proyek seperti inkubator seni NFT dan pertukaran terdesentralisasi Shibaswap.
Selengkapnya di halaman SHIB →