Perbedaan The Graph dan Scroll: The Graph diperdagangkan di Rp318,11 (kapitalisasi pasar Rp3,55T, volume 24 jam Rp167,81M), sedangkan Scroll diperdagangkan di Rp442,55 (kapitalisasi pasar Rp84,97M, volume 24 jam Rp93,17M). Perbedaan utamanya: The Graph jauh lebih besar — sekitar 41,8× kapitalisasi pasar Scroll, dan suplai Scroll dibatasi (190M / 1B SCR (19%)), sedangkan The Graph terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan The Graph selama 95 Hari dan Scroll selama 25 Hari.
| GRT | SCR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,55T | Rp84,97M |
Volume (24h) | Rp167,81M | Rp93,17M |
Suplai yang Beredar | 10,9B GRT | 190M / 1B SCR (19%) |
Typical Hold Time | 95 Hari | 25 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRT saat ini diperdagangkan di zona support kritis dengan sinyal teknis bearish yang didominasi oleh moving averages. Harga Rp318,11 berada di dekat level pivot Rp315 dengan volume perdagangan yang perlu dipantau. Token ini menunjukkan hold time rata-rata 95 hari, mengindikasikan holding pattern jangka menengah di kalangan investor.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jual dengan peluang rebound dari support Rp307-313. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan ketergantungan pada adopsi ekosistem The Graph. Investor harus memantau breakout di atas resistance Rp319 untuk konfirmasi perubahan tren.
Scroll (SCR) saat ini diperdagangkan pada harga Rp432,39 dengan sinyal teknis secara keseluruhan bearish (Buy: 2, Sell: 16, Neutral: 9). Market cap mencapai Rp82,34 juta dengan supply yang beredar 190.000 dari total maksimum 1 juta token (tingkat sirkulasi 19%). RSI menunjukkan kondisi oversold (RSI_12=22.39), sementara ADX mengindikasikan tren bearish kuat (ADX_6=85.04). Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir.
Outlook keseluruhan bearish dalam jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul jika harga mampu bertahan di atas support kunci Rp421, namun tekanan jual dari moving averages tetap dominan. Risiko utama termasuk likuiditas terbatas, volume perdagangan rendah, dan exposure terhadap fluktuasi pasar crypto secara keseluruhan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
The Graph adalah protokol yang mengatur data blockchain dan membuatnya mudah diakses. Protokol ini mendukung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang paling banyak digunakan dan ekosistem Web3 yang lebih luas.
Selengkapnya di halaman GRT →Scroll adalah solusi Layer 2 yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan skalabilitas jaringan Ethereum. Solusi ini memanfaatkan teknologi zkRollup, sebuah metode yang berperan penting dalam mengurangi biaya transaksi dan meningkatkan throughput transaksi di blockchain Ethereum. Dengan menggunakan zkRollups, Scroll bertujuan untuk mengatasi beberapa masalah utama yang dihadapi jaringan Ethereum saat ini, seperti gas fee yang tinggi dan kemacetan jaringan.
Selengkapnya di halaman SCR →