Perbedaan The Graph dan BENQI: The Graph diperdagangkan di Rp315,77 (kapitalisasi pasar Rp3,49T, volume 24 jam Rp156,49M), sedangkan BENQI diperdagangkan di Rp20,4 (kapitalisasi pasar Rp148,75M, volume 24 jam Rp26,05M). Perbedaan utamanya: The Graph jauh lebih besar — sekitar 23,5× kapitalisasi pasar BENQI, dan suplai BENQI dibatasi (7,2B / 7,2B QI (100%)), sedangkan The Graph terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan The Graph selama 95 Hari dan BENQI selama 48 Hari.
| GRT | QI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,49T | Rp148,75M |
Volume (24h) | Rp156,49M | Rp26,05M |
Suplai yang Beredar | 10,9B GRT | 7,2B / 7,2B QI (100%) |
Typical Hold Time | 95 Hari | 48 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
The Graph (GRT) saat ini diperdagangkan pada Rp319,65 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Posisi harga berada di dekat resistance R1 (Rp319) dengan support kunci di S1 (Rp313). Market cap mencapai Rp3,49 triliun dengan supply beredar 10,9 juta GRT. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul jika harga bertahan di atas support S1, sementara risiko utama termasuk sentiment bearish yang berkelanjutan dan rendahnya aktivitas jaringan. Investor harus memantau volume perdagangan dan perkembangan ekosistem blockchain secara ketat.
Belum ada sinyal Aura AI.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
The Graph adalah protokol yang mengatur data blockchain dan membuatnya mudah diakses. Protokol ini mendukung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang paling banyak digunakan dan ekosistem Web3 yang lebih luas.
Selengkapnya di halaman GRT →BENQI adalah pasar likuiditas terdesentralisasi non-kustodial serta protokol liquid staking yang dibangun di atas jaringan smart contract Avalanche berkecepatan tinggi. Protokol pinjam meminjam memungkinkan pengguna untuk meminjam atau mendapatkan bunga dari aset digital mereka. Protokol Liquid Staking menyediakan akses untuk efisiensi modal, memberikan pengguna kesempatan untuk membuka kunci AVAX yang mereka “staked“ untuk digunakan pada protokol Keuangan Terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman QI →