Perbedaan The Graph dan Pyth Network: The Graph diperdagangkan di Rp318,11 (kapitalisasi pasar Rp3,48T, volume 24 jam Rp157M), sedangkan Pyth Network diperdagangkan di Rp860,49 (kapitalisasi pasar Rp6,8T, volume 24 jam Rp422,17M). Perbedaan utamanya: Pyth Network lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Pyth Network dibatasi (7,9B / 10B PYTH (79%)), sedangkan The Graph terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan The Graph selama 95 Hari dan Pyth Network selama 56 Hari.
| GRT | PYTH | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,48T | Rp6,8T |
Volume (24h) | Rp157M | Rp422,17M |
Suplai yang Beredar | 10,9B GRT | 7,9B / 10B PYTH (79%) |
Typical Hold Time | 95 Hari | 56 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
The Graph (GRT) saat ini diperdagangkan pada Rp319,65 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Posisi harga berada di dekat resistance R1 (Rp319) dengan support kunci di S1 (Rp313). Market cap mencapai Rp3,49 triliun dengan supply beredar 10,9 juta GRT. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul jika harga bertahan di atas support S1, sementara risiko utama termasuk sentiment bearish yang berkelanjutan dan rendahnya aktivitas jaringan. Investor harus memantau volume perdagangan dan perkembangan ekosistem blockchain secara ketat.
Pyth Network (PYTH) menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp883.61 dan market cap Rp6,97T. Token ini memiliki sirkulasi 79% dari total supply 10 juta PYTH, dengan rata-rata hold time 56 hari. Indikator teknis seperti moving averages mendukung tren naik, meskipun RSI menunjukkan kondisi overbought. Tidak ada update protokol besar-besaran yang dilaporkan dalam beberapa minggu terakhir.
Outlook keseluruhan cenderung positif dengan momentum teknis kuat, namun investor perlu waspada terhadap risiko koreksi karena kondisi overbought dan volatilitas kripto yang tinggi. Peluang terletak pada adopsi jaringan yang terus berkembang, sementara risiko utama adalah tekanan jual jika harga gagal mempertahankan level support kunci.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
The Graph adalah protokol yang mengatur data blockchain dan membuatnya mudah diakses. Protokol ini mendukung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang paling banyak digunakan dan ekosistem Web3 yang lebih luas.
Selengkapnya di halaman GRT →Jaringan Pyth adalah jaringan oracle pihak pertama terbesar dan berkembang paling cepat. Pyth menyampaikan data pasar secara real-time ke aplikasi keuangan terdesentralisasi (dApps) di lebih dari 40 blockchain dan menyediakan lebih dari 380 informasi harga kripto yang berlatensi rendah, saham, ETF, FX pair, dan komoditas.
Selengkapnya di halaman PYTH →