Perbedaan The Graph dan Peanut the Squirrel: The Graph diperdagangkan di Rp325,22 (kapitalisasi pasar Rp3,5T, volume 24 jam Rp152,76M), sedangkan Peanut the Squirrel diperdagangkan di Rp785,54 (kapitalisasi pasar Rp784,56M, volume 24 jam Rp114,23M). Perbedaan utamanya: The Graph jauh lebih besar — sekitar 4,5× kapitalisasi pasar Peanut the Squirrel, dan suplai beredar The Graph 10,9B GRT dibanding 999,8M PNUT milik Peanut the Squirrel. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan The Graph selama 95 Hari dan Peanut the Squirrel selama 40 Hari.
| GRT | PNUT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,5T | Rp784,56M |
Volume (24h) | Rp152,76M | Rp114,23M |
Suplai yang Beredar | 10,9B GRT | 999,8M PNUT |
Typical Hold Time | 95 Hari | 40 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
The Graph (GRT) saat ini diperdagangkan pada Rp319,65 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Posisi harga berada di dekat resistance R1 (Rp319) dengan support kunci di S1 (Rp313). Market cap mencapai Rp3,49 triliun dengan supply beredar 10,9 juta GRT. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul jika harga bertahan di atas support S1, sementara risiko utama termasuk sentiment bearish yang berkelanjutan dan rendahnya aktivitas jaringan. Investor harus memantau volume perdagangan dan perkembangan ekosistem blockchain secara ketat.
PNUT saat ini diperdagangkan di Rp778.06 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Token ini memiliki market cap Rp777,44M dan hold time rata-rata 40 hari. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan yang tercatat. Harga berada dekat dengan resistance R1 di Rp780, menunjukkan tekanan jual yang kuat.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada potensi rebound dari level support, namun investor harus waspada terhadap likuiditas rendah dan sinyal jual yang dominan. Risiko utama termasuk kurangnya perkembangan fundamental dan tekanan jual teknis yang berkelanjutan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
The Graph adalah protokol yang mengatur data blockchain dan membuatnya mudah diakses. Protokol ini mendukung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang paling banyak digunakan dan ekosistem Web3 yang lebih luas.
Selengkapnya di halaman GRT →Peanut the Squirrel (PNUT) adalah koin meme yang diluncurkan di blockchain Solana, terinspirasi dari sebuah peristiwa menyentuh yang ramai dibicarakan di media sosial. Koin ini menceritakan kisah Pnuts, tupai peliharaan yang disayangi, dan rekannya, Fred, yang membawa kebahagiaan dan kehangatan bagi para pengasuh dan pengikutnya. PNUT bertujuan untuk menyalurkan cinta dan dukungan luar biasa terhadap kisah ini menjadi gerakan yang melindungi makhluk kecil. Koin ini mewakili misi kepedulian, kenangan, dan perubahan bermakna dalam dunia kripto, menggabungkan semangat komunitas dengan tujuan yang berdampak.
Selengkapnya di halaman PNUT →