Perbedaan The Graph dan Obol: The Graph diperdagangkan di Rp318,11 (kapitalisasi pasar Rp3,49T, volume 24 jam Rp165,88M), sedangkan Obol diperdagangkan di Rp157,55 (kapitalisasi pasar Rp30,1M, volume 24 jam Rp51,72M). Perbedaan utamanya: The Graph jauh lebih besar — sekitar 115,9× kapitalisasi pasar Obol, dan suplai Obol dibatasi (161,3M / 500M OBOL (33%)), sedangkan The Graph terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan The Graph selama 95 Hari dan Obol selama 14 Hari.
| GRT | OBOL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,49T | Rp30,1M |
Volume (24h) | Rp165,88M | Rp51,72M |
Suplai yang Beredar | 10,9B GRT | 161,3M / 500M OBOL (33%) |
Typical Hold Time | 95 Hari | 14 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRT saat ini diperdagangkan di zona support kritis dengan sinyal teknis bearish yang didominasi oleh moving averages. Harga Rp318,11 berada di dekat level pivot Rp315 dengan volume perdagangan yang perlu dipantau. Token ini menunjukkan hold time rata-rata 95 hari, mengindikasikan holding pattern jangka menengah di kalangan investor.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jual dengan peluang rebound dari support Rp307-313. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan ketergantungan pada adopsi ekosistem The Graph. Investor harus memantau breakout di atas resistance Rp319 untuk konfirmasi perubahan tren.
OBOL menunjukkan kapitalisasi pasar kecil sebesar Rp30,1 juta dengan supply yang beredar 33% dari total maksimum. Token ini memiliki hold time rata-rata 14 hari, mengindikasikan aktivitas perdagangan jangka pendek. Tidak ada data harga terkini atau volume perdagangan yang tersedia untuk analisis teknis mendalam.
Outlook: Potensi pertumbuhan terbatas karena kapitalisasi kecil dan likuiditas rendah. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan kurangnya perkembangan protokol yang terdokumentasi. Investor perlu hati-hati karena informasi pasar yang terbatas.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
The Graph adalah protokol yang mengatur data blockchain dan membuatnya mudah diakses. Protokol ini mendukung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang paling banyak digunakan dan ekosistem Web3 yang lebih luas.
Selengkapnya di halaman GRT →Obol mengembangkan teknologi penting yang meningkatkan desentralisasi dan keamanan Ethereum, saat ini melindungi miliaran ETH yang distake. Distributed Validators (DV) menawarkan uptime lebih baik, risiko lebih rendah, dan performa lebih tinggi dibanding staking tradisional. Dengan middleware Charon, DV memungkinkan validator Ethereum berfungsi di berbagai operator dan mesin, dilengkapi threshold signing dan distributed key generation untuk ketahanan tambahan. Obol Collective, yang didukung oleh Token OBOL, mencakup ekosistem operator desentralisasi terbesar dengan pemain utama seperti Lido dan Blockdaemon. Obol Stack mempermudah penyebaran node Ethereum dan infrastruktur desentralisasi lainnya, mendorong pertumbuhan ekonomi Ethereum.
Selengkapnya di halaman OBOL →