Perbedaan The Graph dan Mira: The Graph diperdagangkan di Rp240,87 (kapitalisasi pasar Rp2,65T, volume 24 jam Rp162,13M), sedangkan Mira diperdagangkan di Rp700,2 (kapitalisasi pasar Rp224,09M, volume 24 jam Rp101,31M). Perbedaan utamanya: The Graph jauh lebih besar — sekitar 11,8× kapitalisasi pasar Mira, dan suplai Mira dibatasi (321,5M / 1B MIRA (33%)), sedangkan The Graph terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan The Graph selama 96 Hari dan Mira selama 22 Hari.
| GRT | MIRA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,65T | Rp224,09M |
Volume (24h) | Rp162,13M | Rp101,31M |
Suplai yang Beredar | 10,9B GRT | 321,5M / 1B MIRA (33%) |
Typical Hold Time | 96 Hari | 22 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
The Graph (GRT) saat ini diperdagangkan di zona support kritis Rp239 dengan sinyal teknis bearish yang kuat dari moving averages. Token ini menunjukkan oversold jangka pendek dengan RSI 6 di 26.17 namun momentum bearish masih dominan. Hold time rata-rata 96 hari mengindikasikan holding pattern di kalangan investor. Tidak ada update protokol besar-besaran yang dilaporkan dalam beberapa minggu terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan tekanan jual yang kuat. Peluang muncul dari kondisi oversold jangka pendek dan support di Rp230, namun risiko volatilitas tinggi dan momentum bearish yang berlanjut perlu diwaspadai. Investor harus memantau breakout dari zona support/resistance kritis untuk konfirmasi arah selanjutnya.
Token MIRA saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp724,0515 dan market cap Rp233M. Secara teknis, sinyal keseluruhan bearish didukung oleh moving averages yang sangat bearish, meskipun osilator netral. Harga berada di dekat level pivot Rp726, dengan support kuat di Rp718 dan resistance di Rp738. Token ini memiliki supply terbatas 1 juta dengan 33% dalam sirkulasi dan rata-rata hold time 22 hari, menunjukkan distribusi yang terkonsentrasi.
Outlook jangka pendek tetap hati-hati karena tekanan jual teknis, namun fundamental tokenomics yang terbatas bisa menjadi katalis jangka panjang. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi karena volume rendah dan likuiditas terbatas. Investor harus memantau breakout di atas Rp738 untuk konfirmasi perubahan tren.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
The Graph adalah protokol yang mengatur data blockchain dan membuatnya mudah diakses. Protokol ini mendukung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang paling banyak digunakan dan ekosistem Web3 yang lebih luas.
Selengkapnya di halaman GRT →Mira is a decentralized verification network that enables autonomous AI by eliminating human oversight. Using consensus-based verification across multiple AI models, Mira delivers mathematically verifiable and trustless results in real time. This ensures accuracy and reliability for critical fields like healthcare, finance, and law—transforming AI from a supervised tool into truly independent intelligence.
Selengkapnya di halaman MIRA →