Perbedaan The Graph dan Merlin Chain: The Graph diperdagangkan di Rp239,91 (kapitalisasi pasar Rp2,59T, volume 24 jam Rp179,67M), sedangkan Merlin Chain diperdagangkan di Rp315,12 (kapitalisasi pasar Rp425,44M, volume 24 jam Rp23,37M). Perbedaan utamanya: The Graph jauh lebih besar — sekitar 6,1× kapitalisasi pasar Merlin Chain, dan suplai Merlin Chain dibatasi (1,4B / 2,1B MERL (65%)), sedangkan The Graph terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan The Graph selama 96 Hari dan Merlin Chain selama 10 Hari.
| GRT | MERL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,59T | Rp425,44M |
Volume (24h) | Rp179,67M | Rp23,37M |
Suplai yang Beredar | 10,9B GRT | 1,4B / 2,1B MERL (65%) |
Typical Hold Time | 96 Hari | 10 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
The Graph (GRT) saat ini diperdagangkan di zona support kritis Rp243 dengan sinyal teknis bearish yang kuat dari moving averages. Token ini menunjukkan momentum lemah dengan RSI mendekati oversold namun ADX mengindikasikan tren bearish yang kuat. Posisi harga saat ini tepat di pivot point Rp243 dengan support terdekat di Rp239 dan resistance di Rp247. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa minggu terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan tekanan jual dominan. Peluang muncul dari posisi oversold RSI jangka pendek yang mungkin memicu rebound teknis. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan tren bearish berkelanjutan yang dapat menguji support lebih rendah. Investor harus memantau volume trading dan perkembangan ekosistem untuk konfirmasi reversal.
Token MERL saat ini diperdagangkan pada Rp318,44 dengan kapitalisasi pasar Rp430 juta, menunjukkan posisi bearish jangka pendek berdasarkan sinyal teknis. Rata-rata bergerak mengindikasikan tekanan jual yang kuat, sementara osilator berada di zona netral. Token ini memiliki supply terbatas 2,1 juta dengan 65% sudah beredar dan rata-rata hold time 10 hari, menunjukkan distribusi yang sehat di antara pemegang.
Outlook keseluruhan menunjukkan kondisi hati-hati dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada momentum bullish jika berhasil menembus resistance Rp323, sementara risiko terbesar adalah potensi penurunan menuju support Rp301 jika tekanan jual berlanjut. Investor perlu memantau volume trading dan perkembangan ekosistem proyek.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
The Graph adalah protokol yang mengatur data blockchain dan membuatnya mudah diakses. Protokol ini mendukung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang paling banyak digunakan dan ekosistem Web3 yang lebih luas.
Selengkapnya di halaman GRT →Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →