Perbedaan The Graph dan Livepeer: The Graph diperdagangkan di Rp318,11 (kapitalisasi pasar Rp3,48T, volume 24 jam Rp161,95M), sedangkan Livepeer diperdagangkan di Rp27.834 (kapitalisasi pasar Rp1,38T, volume 24 jam Rp88,51M). Perbedaan utamanya: The Graph jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar Livepeer, dan suplai beredar The Graph 10,9B GRT dibanding 49,7M LPT milik Livepeer. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan The Graph selama 95 Hari dan Livepeer selama 28 Hari.
| GRT | LPT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,48T | Rp1,38T |
Volume (24h) | Rp161,95M | Rp88,51M |
Suplai yang Beredar | 10,9B GRT | 49,7M LPT |
Typical Hold Time | 95 Hari | 28 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
The Graph (GRT) saat ini diperdagangkan pada Rp319,65 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Posisi harga berada di dekat resistance R1 (Rp319) dengan support kunci di S1 (Rp313). Market cap mencapai Rp3,49 triliun dengan supply beredar 10,9 juta GRT. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul jika harga bertahan di atas support S1, sementara risiko utama termasuk sentiment bearish yang berkelanjutan dan rendahnya aktivitas jaringan. Investor harus memantau volume perdagangan dan perkembangan ekosistem blockchain secara ketat.
Livepeer (LPT) saat ini diperdagangkan di Rp27.834 dengan kapitalisasi pasar Rp1,38 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan rata-rata bergerak meskipun osilator netral. Token berada di zona support kritis dekat S1 (Rp27.502), dengan volume rendah mencerminkan kehati-hatian pasar. Tidak ada pembaruan protokol besar-besaran yang dilaporkan baru-baru ini, namun ekosistem terus berkembang dengan fokus pada infrastruktur video terdesentralisasi.
Outlook keseluruhan netral-cenderung bearish dalam jangka pendek. Peluang utama terletak pada adopsi jaringan yang berkelanjutan dan utilitas token dalam ekonomi desentralisasi. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi, tekanan regulator global terhadap crypto, dan likuiditas terbatas yang dapat memperparah pergerakan harga.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
The Graph adalah protokol yang mengatur data blockchain dan membuatnya mudah diakses. Protokol ini mendukung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang paling banyak digunakan dan ekosistem Web3 yang lebih luas.
Selengkapnya di halaman GRT →Livepeer adalah protokol jaringan streaming video pertama yang terdesentralisasi penuh. Platform open-source ini memungkinkan pengguna dan pengembang untuk bebas berpartisipasi dalam pengelolaan dan peningkatan platform. Livepeer juga menawarkan peluang untuk konsumsi konten pay-as-you-go, layanan video sosial auto-scaling, liputan berita langsung tanpa sensor, dan dApps video.
Selengkapnya di halaman LPT →