Perbedaan The Graph dan Chainlink: The Graph diperdagangkan di Rp240,32 (kapitalisasi pasar Rp2,63T, volume 24 jam Rp221,65M), sedangkan Chainlink diperdagangkan di Rp156.646 (kapitalisasi pasar Rp117,01T, volume 24 jam Rp4,73T). Perbedaan utamanya: Chainlink jauh lebih besar — sekitar 44,5× kapitalisasi pasar The Graph, dan suplai Chainlink dibatasi (748,1M / 1B LINK (75%)), sedangkan The Graph terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan The Graph selama 96 Hari dan Chainlink selama 62 Hari.
| GRT | LINK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,63T | Rp117,01T |
Volume (24h) | Rp221,65M | Rp4,73T |
Suplai yang Beredar | 10,9B GRT | 748,1M / 1B LINK (75%) |
Typical Hold Time | 96 Hari | 62 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
The Graph (GRT) saat ini diperdagangkan di zona support kritis pada Rp237,24 dengan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak dan osilator. RSI menunjukkan kondisi oversold yang berpotensi memicu rebound jangka pendek, namun tren keseluruhan masih lemah. Tidak ada berita atau pembaruan protokol signifikan yang tercatat dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko dominan. Peluang rebound teknis ada di level support, namun tekanan jual masih kuat. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan ketidakpastian regulasi crypto yang dapat memengaruhi harga lebih lanjut.
Chainlink (LINK) saat ini diperdagangkan di Rp156.646 dengan sinyal teknis bullish berdasarkan moving averages yang kuat (13 buy, 0 sell). Token berada di atas pivot point Rp155.681 dengan support kuat di Rp152.863. RSI 6 menunjukkan kondisi overbought (71.38) namun RSI 12 netral (51.45). Market cap mencapai Rp117,45 triliun dengan 75% supply beredar. Berita positif termasuk peran Chainlink sebagai oracle utama dan prediksi rebound di 2026.
Outlook positif jangka pendek dengan momentum bullish, namun waspada koreksi karena RSI overbought. Peluang utama pada adopsi oracle yang terus berkembang, risiko utama volatilitas tinggi dan tekanan jual di level resistance. Investor harus monitor level support kunci untuk entry point yang optimal.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
The Graph adalah protokol yang mengatur data blockchain dan membuatnya mudah diakses. Protokol ini mendukung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang paling banyak digunakan dan ekosistem Web3 yang lebih luas.
Selengkapnya di halaman GRT →Dicipatakan pada tahun 2017 oleh Sergey Nazarov, Chainlink adalah lapisan abstraksi blockchain yang memungkinkan kontrak pintar terhubung secara universal. Melalui jaringan oracle terdesentralisasi, Chainlink memungkinkan blockchain untuk berinteraksi secara aman dengan umpan data eksternal, peristiwa dan metode pembayaran, memberikan informasi off-chain penting yang dibutuhkan oleh kontrak pintar yang kompleks untuk menjadi bentuk dominan dari perjanjian digital.
Selengkapnya di halaman LINK →