Perbedaan The Graph dan Solayer: The Graph diperdagangkan di Rp325,22 (kapitalisasi pasar Rp3,52T, volume 24 jam Rp156,47M), sedangkan Solayer diperdagangkan di Rp1.196 (kapitalisasi pasar Rp560,66M, volume 24 jam Rp195M). Perbedaan utamanya: The Graph jauh lebih besar — sekitar 6,3× kapitalisasi pasar Solayer, dan suplai beredar The Graph 10,9B GRT dibanding 466,1M LAYER milik Solayer. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan The Graph selama 95 Hari dan Solayer selama 33 Hari.
| GRT | LAYER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,52T | Rp560,66M |
Volume (24h) | Rp156,47M | Rp195M |
Suplai yang Beredar | 10,9B GRT | 466,1M LAYER |
Typical Hold Time | 95 Hari | 33 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
The Graph (GRT) saat ini diperdagangkan pada Rp319,65 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Posisi harga berada di dekat resistance R1 (Rp319) dengan support kunci di S1 (Rp313). Market cap mencapai Rp3,49 triliun dengan supply beredar 10,9 juta GRT. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul jika harga bertahan di atas support S1, sementara risiko utama termasuk sentiment bearish yang berkelanjutan dan rendahnya aktivitas jaringan. Investor harus memantau volume perdagangan dan perkembangan ekosistem blockchain secara ketat.
Belum ada sinyal Aura AI.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
The Graph adalah protokol yang mengatur data blockchain dan membuatnya mudah diakses. Protokol ini mendukung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang paling banyak digunakan dan ekosistem Web3 yang lebih luas.
Selengkapnya di halaman GRT →Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →