Perbedaan The Graph dan Lagrange: The Graph diperdagangkan di Rp318,11 (kapitalisasi pasar Rp3,48T, volume 24 jam Rp161,95M), sedangkan Lagrange diperdagangkan di Rp1.024 (kapitalisasi pasar Rp197,17M, volume 24 jam Rp101,39M). Perbedaan utamanya: The Graph jauh lebih besar — sekitar 17,6× kapitalisasi pasar Lagrange, dan suplai beredar The Graph 10,9B GRT dibanding 193M LA milik Lagrange. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan The Graph selama 95 Hari dan Lagrange selama 7 Hari.
| GRT | LA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,48T | Rp197,17M |
Volume (24h) | Rp161,95M | Rp101,39M |
Suplai yang Beredar | 10,9B GRT | 193M LA |
Typical Hold Time | 95 Hari | 7 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRT saat ini diperdagangkan di zona support kritis dengan sinyal teknis bearish yang didominasi oleh moving averages. Harga Rp318,11 berada di dekat level pivot Rp315 dengan volume perdagangan yang perlu dipantau. Token ini menunjukkan hold time rata-rata 95 hari, mengindikasikan holding pattern jangka menengah di kalangan investor.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jual dengan peluang rebound dari support Rp307-313. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan ketergantungan pada adopsi ekosistem The Graph. Investor harus memantau breakout di atas resistance Rp319 untuk konfirmasi perubahan tren.
Lagrange (LA) saat ini diperdagangkan pada Rp1.029 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun RSI jangka pendek menunjukkan kondisi oversold. Token ini memiliki market cap Rp198,06 juta dengan supply beredar 193 juta LA. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dalam periode terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan tekanan jual dominan. Peluang muncul dari level support kuat di Rp957, sementara risiko utama adalah volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas yang rentan terhadap pergerakan harga besar.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
The Graph adalah protokol yang mengatur data blockchain dan membuatnya mudah diakses. Protokol ini mendukung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang paling banyak digunakan dan ekosistem Web3 yang lebih luas.
Selengkapnya di halaman GRT →Lagrange mengkhususkan diri dalam pembuatan zero-knowledge proof untuk AI yang aman dan pribadi. Produk unggulannya, DeepProve, adalah sistem zkML tercepat yang memungkinkan verifikasi AI melalui zero-knowledge proofs. Lagrange juga menawarkan Jaringan ZK Prover terdesentralisasi untuk pembuatan proof yang aman dan hemat biaya, didukung oleh validator besar seperti Coinbase Cloud dan Kraken. Selain itu, ZK Coprocessor berbasis SQL memungkinkan smart contract untuk memindahkan perhitungan kompleks dan memverifikasinya secara on-chain.
Selengkapnya di halaman LA →