Perbedaan The Graph dan Injective: The Graph diperdagangkan di Rp318,11 (kapitalisasi pasar Rp3,49T, volume 24 jam Rp161,72M), sedangkan Injective diperdagangkan di Rp92.221 (kapitalisasi pasar Rp9,27T, volume 24 jam Rp1,77T). Perbedaan utamanya: Injective jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar The Graph, dan suplai beredar The Graph 10,9B GRT dibanding 100M INJ milik Injective. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan The Graph selama 95 Hari dan Injective selama 36 Hari.
| GRT | INJ | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,49T | Rp9,27T |
Volume (24h) | Rp161,72M | Rp1,77T |
Suplai yang Beredar | 10,9B GRT | 100M INJ |
Typical Hold Time | 95 Hari | 36 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
The Graph (GRT) saat ini diperdagangkan pada Rp319,65 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Posisi harga berada di dekat resistance R1 (Rp319) dengan support kunci di S1 (Rp313). Market cap mencapai Rp3,49 triliun dengan supply beredar 10,9 juta GRT. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul jika harga bertahan di atas support S1, sementara risiko utama termasuk sentiment bearish yang berkelanjutan dan rendahnya aktivitas jaringan. Investor harus memantau volume perdagangan dan perkembangan ekosistem blockchain secara ketat.
INJ menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp90.066, didukung tren positif dari moving averages meskipun RSI mendekati zona jenuh beli. Token ini memiliki market cap Rp8,94 triliun dengan rata-rata hold time 36 hari, menunjukkan stabilitas jangka menengah. Tidak ada update protokol besar-besaran terbaru, namun ekosistem blockchain Injective terus berkembang dengan fokus pada keuangan terdesentralisasi.
Outlook keseluruhan tetap optimis dengan momentum teknis kuat, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi kripto dan kondisi overbought jangka pendek. Peluang utama terletak pada adopsi ekosistem yang berkembang, sementara risiko termasuk tekanan regulator dan likuiditas terbatas di pasar kripto Indonesia.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
The Graph adalah protokol yang mengatur data blockchain dan membuatnya mudah diakses. Protokol ini mendukung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang paling banyak digunakan dan ekosistem Web3 yang lebih luas.
Selengkapnya di halaman GRT →Injective memungkinkan akses ke pasar DeFi tanpa batas, di mana pengguna bisa membuat pasar keuangan di protokol pertukaran Injective yang cepat, cross-chain, tanpa gas fee, aman, dan terdesentralisasi penuh. Infrastruktur trading Injective juga didukung sepenuhnya oleh central limit order book yang terintegrasi dengan antarmuka ramah pengguna dan kecepatan dari pertukaran tersentralisasi dengan transparansi pertukaran terdesentralisasi. Token native INJ merupakan aset langka yang digunakan untuk tata kelola, penentuan nilai tukar, mining likuiditas, dan staking.
Selengkapnya di halaman INJ →