Perbedaan The Graph dan Impossible Cloud Network: The Graph diperdagangkan di Rp245,72 (kapitalisasi pasar Rp2,69T, volume 24 jam Rp203,6M), sedangkan Impossible Cloud Network diperdagangkan di Rp2.416 (kapitalisasi pasar Rp611,18M, volume 24 jam Rp17,63M). Perbedaan utamanya: The Graph jauh lebih besar — sekitar 4,4× kapitalisasi pasar Impossible Cloud Network, dan suplai Impossible Cloud Network dibatasi (253M / 700M ICNT (37%)), sedangkan The Graph terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan The Graph selama 96 Hari dan Impossible Cloud Network selama 4 Hari.
| GRT | ICNT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,69T | Rp611,18M |
Volume (24h) | Rp203,6M | Rp17,63M |
Suplai yang Beredar | 10,9B GRT | 253M / 700M ICNT (37%) |
Typical Hold Time | 96 Hari | 4 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token The Graph (GRT) saat ini diperdagangkan di zona netral dengan sentimen teknis bearish jangka pendek. Harga Rp241,86 berada di dekat titik pivot Rp242, dengan indikator RSI menunjukkan kondisi oversold yang berpotensi rebound. Volume perdagangan dan aktivitas jaringan perlu dipantau untuk konfirmasi tren. Tidak ada update protokol besar yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan tekanan jual dominan. Peluang rebound teknis ada jika harga bertahan di support kunci, namun risiko volatilitas tinggi dan sentimen pasar crypto yang lesu membatasi potensi kenaikan. Investor harus waspada terhadap break di bawah support S3 Rp221 yang bisa memicu penurunan lebih dalam.
ICNT menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga Rp2.411, berada di bawah pivot point Rp2.417. RSI_6 pada 93.73 mengindikasikan kondisi overbought ekstrem sementara moving averages menunjukkan tekanan jual dominan. Token dengan kapitalisasi pasar Rp606,86 juta ini memiliki sirkulasi 37% dari total supply 700 juta ICNT. Hold time rata-rata hanya 4 hari mencerminkan aktivitas trading jangka pendek yang tinggi.
Outlook keseluruhan bearish dalam jangka pendek dengan risiko koreksi dari level overbought. Peluang rebound dari support Rp2.164-Rp2.326, namun risiko volatilitas tinggi karena likuiditas terbatas dan aktivitas whale yang perlu dipantau ketat.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
The Graph adalah protokol yang mengatur data blockchain dan membuatnya mudah diakses. Protokol ini mendukung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang paling banyak digunakan dan ekosistem Web3 yang lebih luas.
Selengkapnya di halaman GRT →Impossible Cloud Network (ICN) adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang mendukung layanan cloud kelas enterprise. ICN menyediakan akses tanpa izin ke sumber daya storage, komputasi, dan jaringan yang terdistribusi.
Selengkapnya di halaman ICNT →