Perbedaan The Graph dan Hashflow: The Graph diperdagangkan di Rp241,18 (kapitalisasi pasar Rp2,63T, volume 24 jam Rp216,59M), sedangkan Hashflow diperdagangkan di Rp146,78 (kapitalisasi pasar Rp337,99M, volume 24 jam Rp1,67T). Perbedaan utamanya: The Graph jauh lebih besar — sekitar 7,8× kapitalisasi pasar Hashflow, dan suplai beredar The Graph 10,9B GRT dibanding 873,1M HFT milik Hashflow. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan The Graph selama 96 Hari dan Hashflow selama 35 Hari.
| GRT | HFT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,63T | Rp337,99M |
Volume (24h) | Rp216,59M | Rp1,67T |
Suplai yang Beredar | 10,9B GRT | 873,1M HFT |
Typical Hold Time | 96 Hari | 35 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
The Graph (GRT) saat ini diperdagangkan di zona support kritis pada Rp237,24 dengan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak dan osilator. RSI menunjukkan kondisi oversold yang berpotensi memicu rebound jangka pendek, namun tren keseluruhan masih lemah. Tidak ada berita atau pembaruan protokol signifikan yang tercatat dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko dominan. Peluang rebound teknis ada di level support, namun tekanan jual masih kuat. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan ketidakpastian regulasi crypto yang dapat memengaruhi harga lebih lanjut.
Hashflow (HFT) saat ini diperdagangkan pada Rp152,82 dengan kapitalisasi pasar Rp337,99 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish jangka pendek namun dengan osilator netral. Token berada di zona support S1 (Rp143) dengan tekanan jual dominan pada moving averages. Tidak ada update protokol signifikan yang tercatat dalam beberapa pekan terakhir berdasarkan data CoinGecko per 2024.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang rebound dari support S1 perlu diwaspadai dengan resistance kuat di Rp164, sementara risiko likuiditas terbatas dan sentimen pasar crypto yang bergejolak memerlukan kehati-hatian ekstra bagi trader.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
The Graph adalah protokol yang mengatur data blockchain dan membuatnya mudah diakses. Protokol ini mendukung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang paling banyak digunakan dan ekosistem Web3 yang lebih luas.
Selengkapnya di halaman GRT →Hashflow adalah decentralized exchange (DEX) multichain yang memungkinkan pengguna untuk trading aset digital di blockchain terkemuka termasuk Ethereum, Arbitrum, Avalanche, BNB Chain, Optimism, dan Polygon hanya dalam hitungan detik. Hashflow memanfaatkan model request for quote (RFQ) untuk memberikan jaminan penawaran harga langsung dari professional market maker (PMM) kepada para trader. Sejak diluncurkan pada April 2021, Hashflow telah memfasilitasi total volume trading lebih dari $18 miliar, menjadikannya 10 DEX teratas.
Selengkapnya di halaman HFT →