Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Graha Prima Mentari Tbk. (GRPM) vs Champion Pacific Indonesia Tbk. (IGAR)

Graha Prima Mentari Tbk.Trading
Champion Pacific Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Graha Prima Mentari Tbk. dan Champion Pacific Indonesia Tbk.: Graha Prima Mentari Tbk. diperdagangkan di Rp238 (kapitalisasi pasar 370,91 M, volume 24 jam 421,9 rb), sedangkan Champion Pacific Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp414 (kapitalisasi pasar 384,1 M, volume 24 jam 16,2 rb). Perbedaan utamanya: Graha Prima Mentari Tbk. dan Champion Pacific Indonesia Tbk. berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan Graha Prima Mentari Tbk. lebih aktif diperdagangkan (421,9 rb vs 16,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

GRPMIGAR
Kapitalisasi Pasar
370,91 M384,1 M
Volume
421,9 rb16,2 rb
Lot
4,22 rb162
Perputaran
100,07 jt6,65 jt
Harga Rata-rata
237,2410,64
Nilai Transaksi
100,07 jt6,65 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
238414
Volume Ekuilibrium Indikatif
231

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

GRPM
Lihat detail
IGAR
Lihat detail

Tentang Graha Prima Mentari Tbk.

PT Graha Prima Mentari Tbk (the “Company”) was established based on Notarial Deed No. 156 dated April 27, 2007 of Suhartono Hakim Djajaniputra Jasin, S.H., notary in Cirebon. The Company started its commercial operations in 2016.

Selengkapnya di halaman GRPM

Tentang Champion Pacific Indonesia Tbk.

PT Champion Pacific Indonesia Tbk (The Company) formerly PT Kageo Igar Jaya was established under the name of PT Igar Jaya based on Notarial deed No. 195 dated October 30, 1975, of Mohamad Said Tadjoedin, SH, Notary in Jakarta. Igar Jaya was founded in October 1975 in the Republic of Indonesia as a joint venture with Owens-Illinois, a leading glass container manufacturer in the United States, initially in the production of glass vial and ampoules to support Indonesia’s pharmaceutical industry. However since 1987, due to customer demand, the Company has expanded to the business of plastic, aluminum foil (flexible packaging) and paper folding carton packaging products as well as disposable syringe not only to meet the needs of Indonesia’s pharmaceutical industry but also its cosmetic and food industries. In 1988, the Company relinquished its joint venture status with a view to entering the global market and today has customers in 14 countries outside Indonesia. These include: Britain, Bangladesh, Canada, Guinea, Malaysia, Mauritius, Pakistan, the Philippines, Saudi Arabia, Singapore, Thailand, Trinidad & Tobago, the United States and Zaire.

Selengkapnya di halaman IGAR