Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Griptha Putra Persada Tbk. (GRPH) vs Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA)

Griptha Putra Persada Tbk.Trading
Japfa Comfeed Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Griptha Putra Persada Tbk. dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk.: Griptha Putra Persada Tbk. diperdagangkan di Rp59 (kapitalisasi pasar 60 M, volume 24 jam 661,3 rb), sedangkan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.030 (kapitalisasi pasar 23,69 T, volume 24 jam 13,03 jt). Perbedaan utamanya: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 394,8× kapitalisasi pasar Griptha Putra Persada Tbk., dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (13,03 jt vs 661,3 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

GRPHJPFA
Kapitalisasi Pasar
60 M23,69 T
Volume
661,3 rb13,03 jt
Lot
6,61 rb130,26 rb
Perputaran
39,67 jt26,31 M
Harga Rata-rata
59,992.019,74
Nilai Transaksi
39,67 jt26,31 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
592.030
Volume Ekuilibrium Indikatif
6408,34 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

GRPH
Lihat detail
JPFA
Lihat detail

Tentang Griptha Putra Persada Tbk.

PT Griptha Putra Persada Tbk (the Company), was established based on Notarial Deed No. 26 dated April 14, 2010 of Drs. Ika Slamet Riyono, S.H., notary in Kudus. The Company started its commercial operation in July 1, 2015. The Company’s immediate parent company is PT Mulia Jaya Palma and the ultimate controlling shareholder of the Company is Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng.

Selengkapnya di halaman GRPH

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA