Perbedaan Grass dan Theta Network: Grass diperdagangkan di Rp6.910 (kapitalisasi pasar Rp1,66T, volume 24 jam Rp388,48M), sedangkan Theta Network diperdagangkan di Rp2.656 (kapitalisasi pasar Rp2,63T, volume 24 jam Rp104,17M). Perbedaan utamanya: Theta Network lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Theta Network dibatasi (1B / 1B THETA (100%)), sedangkan Grass terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Grass selama 9 Hari dan Theta Network selama 75 Hari.
| GRASS | THETA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,66T | Rp2,63T |
Volume (24h) | Rp388,48M | Rp104,17M |
Suplai yang Beredar | 243,9M GRASS | 1B / 1B THETA (100%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 75 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Grass sedang membangun web crawl terbuka berskala internet pertama, didukung oleh lebih dari 3 juta node yang dijalankan pengguna untuk mengumpulkan data dalam jumlah petabyte bagi model AI. Dengan menciptakan knowledge graph internet pertama yang dimiliki pengguna, Grass bertujuan menyaingi segelintir perusahaan yang saat ini menguasai kemampuan web crawling berskala penuh.
Selengkapnya di halaman GRASS →THETA adalah jaringan bertenaga blockchain yang dibuat khusus untuk streaming video. Konsep bisnis utama Theta adalah mendesentralisasikan streaming video, pengiriman data, dan edge computing, menjadikannya lebih efisien, hemat biaya, dan adil bagi pelaku industri.
Selengkapnya di halaman THETA →