Perbedaan Grass dan Qtum: Grass diperdagangkan di Rp5.916 (kapitalisasi pasar Rp1,43T, volume 24 jam Rp230,49M), sedangkan Qtum diperdagangkan di Rp11.877 (kapitalisasi pasar Rp1,26T, volume 24 jam Rp95,63M). Perbedaan utamanya: Grass dan Qtum berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Qtum dibatasi (106,1M / 107,8M QTUM (99%)), sedangkan Grass terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Grass selama 10 Hari dan Qtum selama 69 Hari.
| GRASS | QTUM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,43T | Rp1,26T |
Volume (24h) | Rp230,49M | Rp95,63M |
Suplai yang Beredar | 243,9M GRASS | 106,1M / 107,8M QTUM (99%) |
Typical Hold Time | 10 Hari | 69 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Grass sedang membangun web crawl terbuka berskala internet pertama, didukung oleh lebih dari 3 juta node yang dijalankan pengguna untuk mengumpulkan data dalam jumlah petabyte bagi model AI. Dengan menciptakan knowledge graph internet pertama yang dimiliki pengguna, Grass bertujuan menyaingi segelintir perusahaan yang saat ini menguasai kemampuan web crawling berskala penuh.
Selengkapnya di halaman GRASS →QTUM (diucapkan "kuantum") adalah platform blockchain open-source dengan proof-of-stake (PoS) smart contract dan protokol transfer nilai. QTUM bertujuan untuk menyatukan kekuatan Bitcoin dan Ethereum dalam satu chain. Qtum dibangun di atas model transaksi UTXO Bitcoin, dengan fungsionalitas tambahan dari eksekusi smart contract dan DApps. Baru-baru ini, QTUM menambahkan dukungan untuk aplikasi DeFi. Per Maret 2021, ada lebih dari 20 token yang telah dibuat di blockchain Qtum.
Selengkapnya di halaman QTUM →