Perbedaan Grass dan Maverick Protocol: Grass diperdagangkan di Rp6.892 (kapitalisasi pasar Rp1,66T, volume 24 jam Rp388,48M), sedangkan Maverick Protocol diperdagangkan di Rp170,09 (kapitalisasi pasar Rp199,12M, volume 24 jam Rp28,01M). Perbedaan utamanya: Grass jauh lebih besar — sekitar 8,3× kapitalisasi pasar Maverick Protocol, dan suplai Maverick Protocol dibatasi (1,2B / 2B MAV (59%)), sedangkan Grass terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Grass selama 9 Hari dan Maverick Protocol selama 25 Hari.
| GRASS | MAV | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,66T | Rp199,12M |
Volume (24h) | Rp388,48M | Rp28,01M |
Suplai yang Beredar | 243,9M GRASS | 1,2B / 2B MAV (59%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Grass sedang membangun web crawl terbuka berskala internet pertama, didukung oleh lebih dari 3 juta node yang dijalankan pengguna untuk mengumpulkan data dalam jumlah petabyte bagi model AI. Dengan menciptakan knowledge graph internet pertama yang dimiliki pengguna, Grass bertujuan menyaingi segelintir perusahaan yang saat ini menguasai kemampuan web crawling berskala penuh.
Selengkapnya di halaman GRASS →Maverick Protocol adalah penyedia infrastruktur DeFi yang berfokus untuk meningkatkan efisiensi industri, diberdayai oleh Maverick AMM. Maverick didukung oleh Founders Fund, Pantera Capital, Coinbase Ventures, Binance Labs, Circle Ventures, dan Gemini. Maverick berusaha untuk menghapus ketidakefisienan di DeFi dengan membantu pengguna menempatkan likuiditas mereka di tempat yang paling efektif, sehingga membuat transaksi menjadi lebih lancar dan efisien. Hal ini mengatasi beberapa isu likuiditas yang telah menjadi kendala dalam DeFi.
Selengkapnya di halaman MAV →